Home / Peristiwa

Senin, 21 November 2022 - 22:49 WIB

46 Meninggal Akibat Gempa Cianjur

Tim medis dan relawan memberikan pertolongan pertama untuk para korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022)

Tim medis dan relawan memberikan pertolongan pertama untuk para korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022)

Jawa Barat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data jumlah korban meinggal gempa cianjur sebanyak 46 orang dan 700 lebih luka-luka.

“Sudah ada 46 orang meninggal dunia dan berada di RSUD Kabupaten Cianjur. Kurang lebih 700-an orang luka-luka,” kata Kepala BNPB Suharyanto dalam  konferensi pers secara cirtual bersama BMKG, Senin (21/11/2022).

Informasi ini, kata Suhartoyo akan berkembang terus karena pendataan korban tidak bisa dilaksanakan secara cepat karena korban akan terus bertambah. Korban meninggal dan luka-luka diantaranya di Desa Limbangan Sari Kecamatan Cianjur, Kecamatan Cilaku dan Kecamatan Cigeunang.

Baca juga:  Cianjur Berduka Diguncang Gempa Bumi

BNPB juga menyampaikan kerugian materiil berupa kerusakan berat 343 bangunan rumah, 1 pondok pesantren rusak berat dan RSUD Cianjur rusak sedang.

Sedangkan fasilitas publik yang mengalami kerusakan antara lain 4 unit gedung pemerintah, 3 bangunan sekolah, 1 tempat ibadah, 1 bangunan toko, 1 kafe dan jalan terputus di sekitar tapal kuda.

Rata-rata bangunan warga yang kondisinya rusak parah disebabkan rumah-rumah yang tidak tahan gempa. “Ini menjadi pelajaran ke depannya agar rumah-rumah di wilayah rawan gempa disiapkan yang tahan gempa. Ini PR kita bersama menyiapkan rumah rumah tahan gempa,” kata Suhartoyo.

Baca juga:  BNPB Serahkan Bantuan Banjir Tayan Hulu Sanggau

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11/2022) pukul 13.20 WIB.

BMKG dalam pernyataan resminya menyebutkan pusat gempa 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur dengan kedalaman gempa 10 kilometer. Titik gempa di 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur.

Penyebab gempa karena pergerakan patahan geser Sesar Cimandiri. Gempa yang terjadi siang hari ini melululantakan rumah-rumah penduduk. Banyak bangunan instansi pemerintah juga mengalami kerusakan.(dwi)

Share :

Baca Juga

Bripka Frengky

Peristiwa

Bripka Frengky Nihil Catatan Buruk
Kapolres Mempawah

Peristiwa

Enggan Duduk Manis, Kapolres Padamkan Api
Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamalullael mendapat sambutan pengalungan selendang dari seorang anak penyambut tamu yang berpakaian loreng TNI.

Peristiwa

Pangdam XII Puji Prestasi Satgas Pamtas Yonkav 12/BC
Diskusi rekonstruksi kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka yang diselenggarakan Institute Kajian Kebangsaan (Instan), Selasa (17/8/2021). foto: Instan

Peristiwa

Masalah Dasar Belum Terjawab di Usia 76 Tahun Merdeka
Pengurus SMSI Pusat meninjau bakal lokasi pelaksanaan Hari Pers Nasional SMSI 2026 di Universitas Syech Nawawi Banten.

Peristiwa

Panitia Hari Pers Nasional SMSI 2026 Tinjau USNB
Kajati Kalbar Edyward Kaban

Peristiwa

Kajati Kalbar Edyward Kunjungan ke Sambas
perkumpulan semperiuk bersatu

Peristiwa

Semperiuk Bersatu Rutin Bagikan Bantuan
Barang bukti yang ditemukan saat olah TKP Polsek Tebas di lokasi penemuan mayat.

Peristiwa

Polsek Tebas Olah TKP Temuan Mayat Bawah Jembatan
error: Content is protected !!