Sintang. Sebanyak 656 personil Polri dikerahkan untuk mengamankan kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke Kabupaten Sintang, Rabu (8/12/2021). Pengamanan tersebut diluar kekuatan lainnya dari unsur TNI untuk memastikan berlangsung aman dan lancar.
“Kepada seluruh personil diingatkan agar tidak bersikap terlalu reaktif saat ada kunjungan Presiden, sesuai instruksi Kapolri. Kecuali disinyalir adanya gangguan ketertiban umum. Jika tidak, maka laksanakan pengamanan secara humanis,” kata Brigjen Pol Asep Safrudin, Wakapolda Kalbar dalam arahannya pada apel gelar pasukan pengamanan Kunjungan Kerja Presiden RI, Selasa (7/12/21) di Halaman Mako Polres Sintang.
Apel tersebut diikuti 656 personil kepolisian gabungan dari Polres Sintang, anggota di Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Kalbar, Polres Melawi, Sekadau dan Sanggau. Seluruh personil dan satuan telah siap untuk menjalankan pengamanan menggunakan prosedur tetap.
“Semua personil harus selalu waspada dan maksimalkan pengamanan selama kunjungan Presiden hingga selesai seluruh rangkaian kegiatan agar aman dan lancar,” kata Asep. Sebelumnya, Kapolda Kalbar Irjen Pol R. Sigid Tri Harjanto memantau langsung kesiapan personil pengamanan. Ia mendatangi beberapa lokasi yang direncanakan akan dikunjungi oleh Presiden RI.
Agenda Presiden RI di Kabupaten Sintang antaralain meresmikan Bandara Tebelian dan penanganan pasca bencana banjir yang melanda Sintang dan kabupaten sekitarnya. Mendahului kunjungan presiden tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah datang mengecek Bandara Tebelian Sintang, Jumat (3/12/2021). Ia didampingi Lasarus, Ketua Komisi V DPR RI yang juga Anggota DPR-RI Dapil Kalbar II dari PDI Perjuangan.
“Kedatangan Presiden terkait penanganan pasca-banjir di sejumlah wilayah di Kalbar, sekaligus meresmikan Bandara Tebelian Sintang,” kata Lasarus dalam akun media sosialnya.
Bandara Tebelian Sintang merupakan bandara pengganti dari Bandara Susilo. Kehadiran Bandara yang memiliki landasan pacu 1.820 meter dengan lebar 30 meter ini sangat membantu masyarakat di wilayah timur Kalimantan Barat terutama Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, dan Melawi.
- Penulis: A. Suryadi
- Editor : R. Rido Ibnu Syahrie


















