Home / Peristiwa

Minggu, 16 Oktober 2022 - 13:45 WIB

21 Tahun Singkawang Jangan Lupakan Pejuang

Kolase Hendri Iswanto dan HR Suhartoyo yang turut andil dalam pembentukan Kota Singkawang

Kolase Hendri Iswanto dan HR Suhartoyo yang turut andil dalam pembentukan Kota Singkawang

Singkawang. Banyak elemen masyarakat terlibat langsung dalam mewujudkan Pemkot Singkawang hingga terbit UU Nomor 12 Tahun 2001. Pada momen 21 tahun ini jangan sampai melupakan jasa para pejuang.  

“Kata orang tua jaman dulu, jangan melupakan sejarah. Sebab sejarah menunjukkan bangsa,” kata HR Suhartoyo SH MH kepada pontianak times, Minggu (16/10/2022).

Suhartoyo menyarankan kepada Walikota Singkawang yang saat ini masih menjabat dan segera berakhir periodisasinya untuk mengundang para pelaku sejarah pembentukan Kota Singkawang. “Kami bukan minta dihargai, sekali-kali kalau di momentum hari jadi hendaknya diundang,”ujar Suhartoyo.

Ia menyebutkan, setidaknya terdapat 14 elemen masyarakat yang memperjuangkan Singkawang menjadi pemerintahan kota. Elemen itu antara lain KPS, GPPKS, Kekertis, Gemmas, Tim Sukses, LKMD, para RT serta organ lainnya.

Baca juga:  Modal Sosial 21 Tahun Kota Singkawang

“Pada tahun 2000 kala itu masyarakat Singkawang secara politis mendaulat bapak Yusuf Maitimu sebagai wali kotif singkawang dan bersama beliau kami berjuang menjadikan singkawang menjadi Pemkot,” ujar Suhartoyo.

Kilas balik ini, lanjut dia, untuk mengenang kembali tokoh-tokoh pendiri yang telah pergi mendahului. Mereka adalah Yusuf Maitimu, Uray Yunadi, Hacekin Moris, Fahadi, Elius Bayin, Damsir, Emir Elmaswan, Suganda Gani dan lainnya. “Mohon maaf bila ada yang tidak disebutkan namanya,” kata Suhartoyo.

Baca juga:  Rumah Pengepul Pisang Dilahap Api

Di tempat terpisah, Hendri Iswanto salah seorang elemen masyarakat yang turut andil dalam memperjuangkan terbentuknya Singkawang, menyarankan hal sama.

“Kondisi hari ini pemerintahan singkawang ibarat berpesta tetapi melupakan jasa-jasa para pelaku sejarah. Elemen para pejuang itu seolah terlupakan,” kata Hendri yang juga akrab disapa Ace.

Hendri menjelaskan, para pelaku sejarah itu bagian tak terpisahkan dari keberadaan Pemkot hari ini dan mesti mendapat apresiasi. Sekaligus untuk sharing agar roda pemerintahan berjalan sesuai dengan apa yang dicita-citakan dahulu.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie

Share :

Baca Juga

Polsek Jawai dan Tim Gabungan memadamkan api di areal Karhutla gambut di Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas Kalimantan Barat.

Peristiwa

Tim Gabungan Padamkan Karhutla Gambut Jawai
Nawani memeluk jasad anaknya yang terbungkus daun pisang di pinggir jalan raya Jawai Selatan Kabupaten Sambas.

Peristiwa

Ayah Peluk Jasad Anak Terbungkus Daun Pisang
Evakuasi warga yang meninggal dunia

Peristiwa

Banjir Terjang Kalbar, Terparah di Landak
Jemaah Haji Non Kuota

Peristiwa

46 Calon Haji Dikembalikan Arab Saudi
Azyumardi Azra, Ketua Dewan Pers ketika menerima kunjungan pengurus SMSI Pusat beberapa waktu lalu

Peristiwa

Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Tutup Usia
Jenazah Aurelika, korban tabarakan rombongan Motor Gede (Moge) di Jalan Raya Teluk Suak, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

Peristiwa

Aurelika Tewas Disenggol Rombongan Moge di Bengkayang
Bidang Propam Polda Kalimantan Barat melaksanakan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) di lingkungan Polres Sambas, Rabu (24/4/2025) pagi.

Peristiwa

Polda Kalbar Gelar Gaktibplin di Polres Sambas
Aksi mahasiswa membakar foto Bupati Mempawah dan pimpinan DPRD.

Peristiwa

Aksi Protes Anggaran Pendopo Rp15 Miliar Memanas
error: Content is protected !!