Pontianak – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menegaskan perusahaan pers harus tetap berani dan independen.
Pernyataan itu disampaikan Krisantus saat menerima audiensi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Barat, Rabu (26/11/2025).
Audiensi dipimpin Ketua SMSI Kalbar, Muhammad Khusyairi didampingi sekretaris, Ahmad Madani dan Deni Ramdani.
Pertemuan membahas peran media siber, tantangan industri pers, serta pentingnya sinergi pemerintah dan organisasi pers dalam menjaga kualitas informasi di era digital.
Krisantus menekankan bahwa pers memiliki peran fundamental dalam menjaga demokrasi dan ruang publik yang sehat.
Menurutnya, kebebasan pers bukan hanya ruang kerja, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menyampaikan fakta.
“Perusahaan pers jangan pernah takut selama menyuarakan kebenaran. Selama berpegang pada kode etik, tidak ada alasan untuk gentar,” tegas Krisantus.
Ia juga menyoroti tantangan media di era digital yang semakin kompleks, termasuk percepatan arus informasi dan meningkatnya potensi misinformasi.
“Pemerintah daerah membutuhkan mitra media yang profesional, terverifikasi, dan berkomitmen pada kebenaran,” tegasnya.
Krisantus mengapresiasi keberadaan SMSI sebagai organisasi perusahaan pers siber yang telah menginisiasi banyak pembenahan internal, mulai dari peningkatan kompetensi serta memastikan anggotanya memenuhi standar legalitas.
“Pemprov tentunya siap untuk berkolaborasi dalam upaya mewujudkan ekosistem informasi yang sehat di Kalimantan Barat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua SMSI Kalbar Muhammad Khusyairi, menyampaikan bahwa SMSI Kalbar terus berupaya memperkuat ekosistem media siber di daerah.
Musprov I dan Seminar
Pria dengan sapaan akrab Sery Tayan ini, memaparkan sejumlah program, termasuk rencana Musprov I dan seminar terkait pengusulan RM Margono Djojohadikoesoemo, pendiri BNI, menjadi pahlawan nasional.
“SMSI Kalbar ingin hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai lokomotif peningkatan kualitas media siber di Kalbar,” ungkapnya.
Sery Tayan menyampaikan harapan agar Pemprov Kalbar semakin memperhatikan keberlangsungan media lokal, baik dari sisi kerja sama komunikasi publik maupun kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri media.
Pertemuan tersebut menandai langkah baru sinergi antara SMSI Kalbar dan Pemerintah Provinsi Kalbar dalam menjaga ruang publik yang informatif, akurat, dan bertanggung jawab. [smsi]
Editor: Kisra Ramadani | Update Berita, ikuti Google News


















