Home / Birokrasi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:49 WIB

Tantowi Yahya Gugat Kinerja Diskominfo Mempawah

Kepala Dusun Mekar Jaya, Desa Antibar, Tantowi Yahya.

Kepala Dusun Mekar Jaya, Desa Antibar, Tantowi Yahya.

Mempawah – Kritik keras dilayangkan Kepala Dusun Mekar Jaya, Desa Antibar, Tantowi Yahya, terhadap kinerja Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kabupaten Mempawah.

Ia menilai Diskominfo mempawah gagal menjalankan fungsi strategis dalam menyediakan informasi publik yang transparan dan bermanfaat bagi masyarakat, serta hanya berfokus pada kegiatan seremonial pimpinan daerah.

Dalam pernyataannya, Selasa (28/10), Tantowi mempertanyakan kompetensi pejabat yang memimpin Diskominfo.

“Saya bingung, apa yang menjabat di situ benar kompeten. Kalau tidak, sebaiknya dievaluasi oleh bupati atau sekda. Mempawah tidak kekurangan orang pintar,” ujarnya tegas.

Menurutnya, publikasi yang dilakukan Diskominfo selama ini terkesan monoton dan tidak menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Saya aktif di media sosial, tapi publikasi Pemda Mempawah, terutama akun Diskominfo, saya nilai jauh dari masyarakat. Isinya hanya kegiatan seremonial bupati dan wakil bupati,” katanya.

Baca juga:  KI Kalbar Tuntaskan Sengketa Informasi Kurun 2025

Pria lulusan S1 hukum itu menambahkan, masyarakat di tingkat bawah sering kesulitan mendapatkan informasi dasar mengenai program pemerintah, layanan publik, hingga kegiatan pembangunan.

“Warga sering bingung saat ingin mengurus sesuatu di Pemda. Saya juga tidak tahu apa saja yang dikerjakan Diskominfo selain posting kegiatan seremonial,” ungkapnya.

Tantowi menegaskan, Diskominfo adalah lembaga yang dibiayai oleh uang rakyat dan seharusnya berorientasi pada kepentingan publik. “Ini dinas yang digaji pakai uang rakyat. Jangan malas riset dan inventarisasi isu. Tanyakan, apa manfaatnya untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kurangnya transparansi informasi terkait pembangunan infrastruktur. Beberapa hari lalu bupati memposting pembangunan beberapa ruas jalan.

Baca juga:  Geger Mayat Bertato Tergantung di Bangunan Kosong

“Tetapi warga tidak mengetahui jalan mana saja, berapa panjangnya, dan berapa anggarannya. Ini seharusnya jadi tugas Diskominfo dan PUPR untuk menyampaikan secara terbuka,” tegasnya.

Selain itu, ia menilai fungsi kehumasan Diskominfo belum berjalan efektif. “Humas pemerintah itu komunikasi dua arah, bukan satu arah. Kalau begini, kesannya kerja setengah hati dan tidak berorientasi pada manfaat nyata,” katanya.

Tantowi menegaskan, kritiknya bukan bentuk permusuhan, melainkan dorongan agar Diskominfo berbenah dan bekerja lebih profesional.

“Saya menyampaikan ini karena peduli. Semoga ini jadi bahan introspeksi agar Diskominfo lebih terbuka, komunikatif, dan benar-benar bekerja untuk masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Rizky Firnanda I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Pimpinan DPRD Kabupaten Sambas menyambut sukacita momentum 22 tahun perpindahan ibukota kabupaten dari Kota Singkawang ke Sambas.

Birokrasi

Lebih Inovatif di Momentum 22 Sambas
Kunjungan Kakanwil Kemenkumham

Birokrasi

Tito Andrianto Bertemu Danlantamal XII
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor (2/2/2026)

Birokrasi

Bupati Sambas Hadiri Rakornas 2026: Laksanakan Program Prioritas
Peserta tes SKD Poltekip dan Poltekim

Birokrasi

Catar Kumham Gunakan Live Score Youtube
Kenal Pamit Kapolres Mempawah

Birokrasi

Fauzan Pamit dari Polres Mempawah
Kemenkumham Kalbar

Birokrasi

Tito Ajak Semua Elemen Kemenkumham Berkolaborasi
P2HAM Kanwil Kumham Kalbar

Birokrasi

Pencanangan Layanan Publik Berbasis HAM
BKN Award 2022

Birokrasi

Kemenkumham Sabet 2 BKN Award 2022
error: Content is protected !!