Home / Ekonomi

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:46 WIB

Stop Revitalisasi Pasar Beringin di Akhir Jabatan

Iwan Gunawan, Tokoh Masyarakat Kota Singkawang

Iwan Gunawan, Tokoh Masyarakat Kota Singkawang

Singkawang. Sikap nekat Walikota Singkawang menggandeng investor untuk revitalisasi Pasar Beringin harus dihentikan. Hal ini untuk menepis persepsi negatif publik atas keputusan di akhir masa jabatan.

Demikian dijelaskan Iwan Gunawan SH, salah seorang Tokoh Masyarakat Kota Singkawang kepada pontianak times, Sabtu (1/10/2022).

“Sikap nekat itu sebaiknya tidak diteruskan karena akan memunculkan berbagai persepsi negatif di masyarakat. Mengapa di akhir jabatan memaksakan keputusan yang tidak pro rakyat dan malah menggandeng investor, ada apa,” papar Iwan.

Menurut Iwan, sudah jelas dalam hitungan pihak investor itu terdapat keuntungan yang besar atas rencana revitalisasi pasar beringin. Dari hitungan bisnis, investor revitalisasi Pasar Beringin Singkawang akan untung besar. Sedangkan para pedagang menjerit karena harga los dan kios melambung.

“Harga los dan kios yang dirilis pihak pemasaran Marsar Group Project sangat tinggi dan terdapat perhitungan yang luar biasa mengiurkan keuntungannya,” kata Iwan Gunawan.

Baca juga:  Tanaman Kratom Perlu Dukungan Regulasi

Iwan menganggap hal yang sangat wajar para pedagang pasar beringin menyampaikan aspirasi melalui demo pada Rabu 28 September 2022 lalu ke DPRD Kota Singkawang. “Demo tersebut sekaligus keluh kesah atas harga yang akan mereka pikul kelak jika revitalisasi oleh pihak ketiga itu diteruskan,” kata Iwan.

Fenomena itu, lanjut Iwan, dampak dari keputusan Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie yang sangat nekad menggandeng investor di detik-detik akhir menuntaskan jabatan dalam lima tahun periode kepemimpinan.

Menurut Iwan, revitalisasi pasar pada awalnya semua mendukung. Kemudian muncul demo karena mengetahui Walikota Singkawang menggandeng investor yang memunculkan daftar harga los dan kios pasar yang terlalu mahal disertai kalkulasi keuntungan yang luar biasa.

Baca juga:  Pedagang Pasar Beringin Jegal Kelompok Oportunis

Hitungan harga los dan kios itu, lanjut Iwan, tidak akan melambung jika revitalisasi menggunakan dana sharing APBD atau APBN.

“Persoalan ini kian mencuat dan menimbulkan pro dan kontra hingga ada isu provokator. Menurut saya provokator itu memang ada. Tetapi provokator yang baik dan benar untuk mendukung masyarakat kecil yang berusaha yakni para pedagang,” ujar Iwan.

Seperti diketahui, Walikota Singkawang telah melangsungkan prosesi peletakkan batu pertama revitalisasi Pasar Beringin, Rabu (17/8/2022). Tjhai Chui Mie hadir bersama komisaris pihak pengembang PT Rezeki Timur Laut, Sarkawi Lim.

Revitalisasi ditargetkan berlangsung selama dua tahun. Tahap pembangunan rencananya mulai 17 Oktober 2022. Tahap berikutnya pembersihan dan pembongkaran. Total pengerjaan sudah selesai dan 2024 diresmikan.(rdo)

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas, H Satono menyerahkan Sembako pada momen Pasar Murah di Selakau untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Ekonomi

Giliran Pasar Murah di Selakau Kendalikan Inflasi
pontianak-times.co.id

Ekonomi

Emas Kalbar Primadona Tapi Simalakama
Dirut Bank Kalbar Rokidi saat menerima Golden Champion – Excellent Financial Performance in 8 Consecutive Years (2018–2025) pada ajang bergengsi Regional Champion 2026 di Alila Hotel Solo, Surakarta.

Ekonomi

8 Tahun Konsisten, Bank Kalbar Sabet Golden Champion
TOP 20 UMKM Petani Kopi Terbaik Indonesia Binaan Bank Indonesia bersama-sama dengan Team Bank Indonesia, Yayasan KAPPI, dan Coffee Lab 5758.

Ekonomi

Kopi Liberika Kayong Utara Tembus Pasar Premium Dunia
Kantor Utama Bank Kalbar di Jalan Rahadi Usman Pontianak

Ekonomi

Catatan Kinerja Bank Kalbar, Unggul Dibanding Bank Lain
Foto bersama kegiatan tanam jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Seburing, Kecamatan Semparuk, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.

Ekonomi

Polsek Semparuk Tanam Jagung Kuartal I di Desa Seburing
Dialog Investasi MABM Sambas

Ekonomi

MABM Sambas Sukses Garap Dialog Investasi
Buah Naga

Ekonomi

Buah Naga dari Jawai yang Menggoda
error: Content is protected !!