Home / Peristiwa

Rabu, 17 Juli 2024 - 10:34 WIB

Satgas Pamtas Temajuk Gagalkan 2 Karung Narkoba

Barang bukti 35,9 kilogram sabu dan 35 ribu ektasi yang disimpan dalam dua karung

Barang bukti 35,9 kilogram sabu dan 35 ribu ektasi yang disimpan dalam dua karung

Sambas. Satgas Pamtas (Pengamanan Perbatasan) Yonkav 12/BC Pos Gabma Temajuk menggagalkan upaya penyelundupan 2 karung Narkoba, Sabtu (13/7/2024) pukul 03.10 WIB.

Sebanyak 2 karung Narkoba itu meliputi 34 paket sabu seerat 35,9 kilogram dan 7 paket pil ekstasi berisi 35 ribu butir.

Danyonkav 12/BC Letkol Kav Andy Setio Untoro SH MHan menjelaskan kronologi peristiwa penyelundupan Narkoba itu melalui jalan tikus di perbatasan RI-Malaysia wilayah Kabupaten Sambas.

Pada tanggal 11 Juli 2024, anggota Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Pos Gabma Temajuk dipimpin Letda Kav Alesandro Del Piero mendapatkan informasi masyarakat Temajuk tentang rencana penyelundupan Narkoba.

Informasi tersebut secara resmi dilaporkan Danpos Gabma Temajuk Letda Kav Alessandro Del Piero kepada Dansatgas Pamtas Yonkav 12/BC. Selanjutnya dilaporkan kepada Danrem 121/ABW Brigjen TNI Luqman selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi Korem (Kolakopsrem) 121/Abw.

Baca juga:  Akhir Kisah Dokter Pelempar Ambulans

Anggota Pos Gabma Temajuk mendapatkan perintah operasi dengan melaksanakan kegiatan penyelidikan yang disertai patroli di jalan tikus yang dicurigai.

Sabtu 13 Juli 2024 sekitar pukul 03.10 WIB, anggota Satgas Pamtas Yonkav 12/ABW Pos Gabma Temajuk melakukan pengintaian dan mencurigai tiga orang yang berjalan di sepanjang jalur tikus.

“Namun saat akan disergap, ketiga orang tak dikenal itu kabur dengan berlari menuju arah Malaysia. Sempat terjadi pengejaran. Namun karena kondisi gelap gulita, akhirnya ketiga orang tersebut kabur tanpa jejak,” kata Andy Setio Untoro.

2 Karung

Pada saat yang bersamaan, anggota Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Pos Gabma Temajuk menemukan dua karung yang berwarna putih dan berwarna biru.

“Setelah pemeriksaan dan pengecekan isi karung tersebut, ternyata terdapat 34 paket yang terbungkus dalam bungkus teh china merk GuwanYinWan, yang diduga kuat berisi narkoba. Selain itu 7 paket yang berisi ribuan pil Ekstasi yang terbungkus dalam bungkus kopi,” kata Andy Setio Untoro.

Baca juga:  Tim 7 Advokat Dedeh Patahkan JPU Kasus Ahmadiyah

Untuk sementara, kata Andy Setio Untoro, narkoba jenis sabu yang diamankan itu sebanyak 34 paket atau lebih kurang 35,9 kilogram, pil ekstasi sebanyak 7 paket atau sekitar 35 ribu butir dengan rincian 3 Paket Pil ekstasi Cap Kaki Anjing sebanyak 15 ribu butir dan ⁠4 Paket Pil ekstasi cap Rol Royce sebanyak 20 ribu butir.

Penyelundupan Narkoba di perbatasan memang sudah sering terjadi. Perbatasan Indonesia dan Malaysia di Kalimantan Barat menjadi jalur empuk bagi para pelaku kejahatan tran internasional.

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bantuan Banjir Sambas

Peristiwa

Normalisasi Tidak Menjawab Banjir Sambas
Mediasi Pekerja Sawit

Peristiwa

Polda Kalbar Mediasi Konflik Pekerja Sawit Duta Palma
Michaela Browning

Peristiwa

Google Warning Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas
Kapolres Sintang Tommy Ferdian

Peristiwa

Polres Sintang Usut Kasus CPO Tumpah
Tim SAR Gabungan evakuasi jenazah Kulin

Peristiwa

Kulin Ditemukan Setelah 3 Hari Tenggelam
Tim Inasar

Peristiwa

Inasar Kerahkan 48 Personel di Turki
Razia Lalulintas

Peristiwa

80 Teguran Razia Satlantas di Tebas
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi Panglima Jilah, Gubernur Kalbar, Bupati Mempawah, Kapolda dan Forkopimda, Sabtu (23/8/2025) di Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah.

Peristiwa

Wapres Gibran Hadir Acara TBBR Dukung Program Pemerintah
error: Content is protected !!