Home / Peristiwa

Sabtu, 26 Juli 2025 - 19:14 WIB

Rumah Warga Antibar Ambruk Akibat Pergeseran Tanah

Sebuah rumah warga di Jalan Antibar Kecamatan Mempawah Hilir, ambruk masuk ke sungai, Sabtu (26/7/2025). Foto: Rizki Firnanda/pontianak times

Sebuah rumah warga di Jalan Antibar Kecamatan Mempawah Hilir, ambruk masuk ke sungai, Sabtu (26/7/2025). Foto: Rizki Firnanda/pontianak times

Mempawah. Diperkirakan akibat pergeseran tanah, sebuah rumah warga di Jalan Antibar Kecamatan Mempawah Hilir, ambruk masuk ke sungai, Sabtu (26/7/2025).

Rumah yang ambruk tersebut milik warga bernama Anwar yang merupakan guru ngaji, sekaligus pemilik usaha penyewaan sampan di wilayah yang dikenal dengan sebutan kawasan Tambangan.

Musibah yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB tersebut juga menyebabkan amblasnya permukaan tanah di ruas Jalan Gusti Haidir, tepatnya di RT 01 RW 01. Jalan yang sebelumnya sudah menunjukkan tanda-tanda keretakan itu akhirnya runtuh ke aliran sungai.

Dalam video yang diterima redaksi Pontianak Times, detik-detik robohnya rumah milik Anwar terekam jelas. Rumah itu perlahan-lahan miring lalu runtuh dan nyaris tenggelam seluruhnya ke dasar sungai.

Saat kejadian, Anwar bersama istri dan tiga anaknya berhasil menyelamatkan diri. Bahkan sebagian barang-barang dari dalam rumah sudah dievakuasi sebelumnya. Hal ini karena sudah terlihat tanda-tanda terjadinya pergeseran tanah.

Baca juga:  Ratusan Pedagang Pasar Demo Tolak Investor

Adi, Ketua RT setempat menuturkan, kondisi tanah di lokasi kejadian memang telah lama dianggap rawan.

Fondasi jalan dekat rumah Anwar disebut sudah lama mengalami penurunan dan berada tepat di bibir sungai, sehingga sangat rentan terhadap longsor. “Tanahnya sangat labil. Kami khawatir akan ada longsor susulan jika tidak segera ditangani,” jelasnya.

Suara Aneh

Anwar mengaku sempat mendengar suara-suara aneh pada malam hingga pagi hari sebelum rumahnya ambruk. Ia tidak menyangka bahwa proses longsor akan terjadi begitu cepat.

“Pagi hari kami mendengar bunyi seperti retakan, tapi saya tidak menduga akan runtuh secepat itu. Sekitar pukul 11 siang rumah langsung amblas ke sungai,” ungkapnya.

Baca juga:  Puting Beliung Hantam Bandara Supadio

Meskipun sebagian besar barang berhasil diselamatkan, Anwar menyebut bahwa ada sejumlah barang yang tidak sempat dievakuasi, termasuk 10 unit sampan, surat-surat penting, dan satu unit mesin robin.

Tak hanya rumah Anwar, bangunan milik Rifai yang berada di sebelahnya juga terkena dampak. Bagian dapur rumah Rifai ikut terbawa longsor meskipun barang-barang di dalamnya sempat diamankan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tindakan penanganan dari pihak terkait. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan penguatan struktur tanah dan relokasi warga di sekitar lokasi guna mencegah korban jiwa jika longsor susulan terjadi.(rf)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Upacara pemecatan BR di halaman Mapolres Sambas dipimpin Kapolres Sambas.

Peristiwa

BR Bintara Polres Sambas Dipecat Langgar Pasal 14
loggo Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

Peristiwa

7,3 Juta Peserta JKN Nonaktif, Ini Tanggapan Pihak BPJS
lokasi tumbangnya pohon palem hingga menimpa korban (Nurdin Lubis) di proyek pembangunan jembatan baru di Jalan Daeng Manambon Kelurahan Tengah Kecamatan Mempawah Hilir

Peristiwa

Warga Mempawah Meninggal Tertimpa Pohon Palem Diduga Akibat Proyek Jembatan
Banjir Tayan Hulu Sanggau

Peristiwa

Banjir Tayan Hulu, Rokidi Serahkan Bantuan
Lapas Singkawang Banjir

Peristiwa

RSUD dan Lapas Terkena Banjir Singkawang
Anggota Polsek Tebas dan warga bergotong royong membersihkan jalan.

Peristiwa

Polisi dan Warga Bersihkan Sawit di Jalan Raya Pasar Tebas
Tersangka KM Pembunuh Pasutri

Peristiwa

Polisi Tembak Pembunuh Pasutri Kubu Raya
Kebakaran di Jawai Sambas

Peristiwa

Dua Rumah Warga di Jawai Terbakar
error: Content is protected !!