Home / Ekonomi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:54 WIB

Pemkab Ketapang Gunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah

Sosialisasi

Sosialisasi

Ketapang. Pemkab Ketapang secara resmi menggunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) yang difasilitasi Bank Kalbar, Jumat (18/7/2025).

Penggunaan KKPD ini ditandai dengan sosialisasi dan penyerahan KKPD kepada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat BPKAD Kabupaten Ketapang.

Diberlakukannya KPPD ini menunjukkan komitmen Pemkab Ketapang dalam meningkatkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan modern.

Sosialisasi dan penyerahan KKPD dibuka secara resmi oleh Asisten II Sekda Ketapang, Syamsul Islami SIp MT mewakili Sekretaris Daerah. Syamsul dalam arahannya menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan kewaspadaan terhadap resiko siber dalam penggunaan kartu kredit.

“Penggunaan KKPD ini harus tepat sasaran, sesuai kebutuhan dan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kita dorong sistem yang efisien tanpa mengabaikan aspek keamanan. Semoga pilot project ini menjadi tonggak awal penerapan KKPD di seluruh OPD ke depan,” ujar Syamsul.

Kepala BPKAD Ketapang, Bapak Donatus Franseda AP MM dalam sambutannya menyampaikan saat ini telah diterbitkan 10 kartu kredit untuk 5 OPD sebagai tahap awal.

Ia berharap, penggunaan KKPD ini dapat diawasi secara ketat oleh atasan masing-masing sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum.

Baca juga:  Sukses Bisnis Keripik Manfaatkan KUR Bank Kalbar
Keamanan Kartu Kredit

Sementara itu, Wakil Pemimpin Bank Kalbar Cabang Ketapang, Eduar Hernadi menekankan pentingnya menjaga keamanan data kartu kredit, mengingat semakin maraknya kejahatan digital.

“Kami mengimbau agar pengguna KKPD tidak sembarangan memberikan data seperti nomor kartu, tiga digit angka di belakang kartu, atau OTP. Bank Kalbar siap mendukung pemerintah daerah dengan layanan yang aman dan terpercaya,” ujar Eduar.

Lima OPD yang menjadi percontohan dalam penggunaan KKPD adalah BPKAD, Inpektorat, BKPSDM, Bappeda, dan Bapeda. KKPD yang diterbitkan dapat digunakan untuk membiayai keperluan belanja barang dan jasa serta perjalanan dinas jabatan, dengan limit maksimal Rp50 juta untuk barang/jasa dan Rp40 juta untuk perjalanan dinas.

Tim dari Divisi Kredit Bank Kalbar yang memberikan sosialisasi diwakili Muriani Murazasa selaku Kepala Bidang Divisi Kredit dan Settyo Nugroho sebagai staff pada Divisi Kredit.

Paparannya terkait penerapan KKPD yang merujuk pada Permendagri Nomor 79 Tahun 2022 yang mengatur teknis penggunaan kartu kredit pemerintah daerah dalam pelaksanaan APBD.

Baca juga:  Seru, Lima Hari Festival Durian Lumbang

Bank Kalbar menggandeng Bank Mandiri dalam sistem co-branding untuk penerbitan kartu ini, yang dilengkapi dengan fitur mobile banking dan kartu fisik.

Transakssi Non Tunai

Adapun tujuan utama penerapan KKPD adalah untuk mendorong transaksi non-tunai yang efisien dan transparan. Tujuan lainnnya, mempercepat proses pengadaan barang dan jasa mendesak, serta memudahkan pencatatan serta akuntabilitas belanja daerah.

Melalui implementasi KKPD, Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang dan Bank Kalbar menegaskan sinergi strategis dalam mengakselerasi digitalisasi sistem keuangan daerah. Program ini tidak hanya menjawab tantangan efisiensi, namun juga menjadi jawaban atas tuntutan tata kelola anggaran yang lebih modern dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bank Kalbar menyatakan kesiapannya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam setiap tahap transformasi ini, mulai dari edukasi teknis, pengawasan keamanan transaksi, hingga perluasan pemanfaatan KKPD di seluruh OPD ke depan.

“Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan dalam memperkuat pelayanan publik dan keuangan daerah. Bersama, kita wujudkan pemerintahan yang lebih efisien, modern, dan aman,” kata Eduar Hernadi.[biz]

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Airlangga Hartarto Menko Perekonomian

Ekonomi

Airlangga Yakin Ekonomi Kalbar Tumbuh 10%
Pemkab Sanggau bersama Bank Kalbar, Taspen dan Jamkrida menggelar pembekalan ASN yang akan memasuki masa purna bhakti 2025–2026, Kamis (5/6/2025) diHotel Harvey, Sanggau.

Ekonomi

Pembekalan ASN Sanggau Memasuki Purna Bhakti
The Asia Foundation (TAF) dan DBS Foundation meresmikan program SHE CAN, Akselerasi Inklusi Keuangan bagi Perempuan Rentan di Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (15/4/2025).

Ekonomi

DBS Alokasikan Rp100 M untuk Masyarakat Rentan Indonesia
Penghargaan Bank Kalbar

Ekonomi

Kerja Keras Tim, Bank Kalbar Sabet 2 Penghargaan
Umar, Nasabah Bank Kalbar

Ekonomi

Umar Terbebas dari Kendala Modal Berkat Bank Kalbar
Penyerahan sertifikat ISO Sistem Manajemen Kepatuhan dan perpanjangan sertifikat ISO Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Selasa (21/10/2025).

Ekonomi

Bank Kalbar Terima Sertifikat ISO Manajemen Kepatuhan dan Perpanjangan ISO SMAP
Derektur Utama Bank Kalbar H Rokidi memimpin konferensi pers kinerja keuangan tahun 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat, Selasa (6/1/2025)

Ekonomi

Bank Kalbar Catat Kinerja Positif Sepanjang Tahun 2025
Agustinus Marianus, Pembuat Tempe

Ekonomi

Bank Kalbar Bantu Modal Pembuat Tempe
error: Content is protected !!