Home / Historia

Minggu, 23 November 2025 - 15:53 WIB

Patung HM Soeharto Siap Dibangun di Zamrud Pontianak

Maman Abdurrahman, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat saat orasipolitik  di acara Syukuran Pahlawan Nasioal HM Soeharto, Sabtu (22/11/2025) di Gedung Zamrud Pontianak.

Maman Abdurrahman, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat saat orasipolitik di acara Syukuran Pahlawan Nasioal HM Soeharto, Sabtu (22/11/2025) di Gedung Zamrud Pontianak.

Pontianak – Patung HM Soeharto, Presiden kedua Republik Indonesia segera dibangun di areal Gedung Zamrud Sekretariat DPD Partai Golkar Provisi Kalimantan Barat.

Demikian ditegaskan Maman Abdurrahman, Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, Sabtu (22/11/2025) malam di Gedung Zamrud saat menghadiri Syukuran Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada HM Soeharto.

“Ini inisiatif kami, kader-kader Golkar Kalbar. Ada aspirasi untuk membuat kenang-kenangan. Jadi patung itu nantinya bisa jadi simbolisasi buat ke depan,” kata Maman yang juga Menteri UMKM ini.

Sebelumnya, kata Maman, akan ada sayembara bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat dalam hal desain yang paling bagus untuk patung HM Soeharto tersebut.

Rencana pembuatan patung seiring dengan penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada HM Soeharto dari Presiden RI Prabowo Subianto. “Kami mengapresiasi sebesar-besarnya kepada pak Prabowo Subianto yang telah memberikan gelar pahlawan kepada bapak HM Soeharto,” kata Maman Abdurrahman.

Baca juga:  Waibi Sarawak Terima Kitab Kanon Sambas

Maman menginstruksikan kepada para jajaran Golkar Kalbar di berbagai tingkatan agar mengambil hal-hal positif dan program-program pembangunan di era HM Soeharto. “Itu kita ambil dan dorong di daerah kita masing-masing agar bisa berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Kalimantan barat,” ujarnya.

Maman menekankan agar tidak lagi masuk dalam perdebatan setuju atau tidak setuju terhadap penganugerahan gelar tersebut. “Bagi kita Partai Golkar, melihat pada pendekatan syarat-syarat administratif yang memang terpeuhi. Partai Golkar dari awal menjadi salah satu partai yang mengusulkan pak Soeharto sebagai calon penerima gelar pahlawan,” kata Maman.

Momentum Spirit

Maman yang juga alumni Universitas Trisakti ini mengatakan pentingnya mengambil momentum spirit dan semangat program-program positif pernah ditorehkan oleh HM Soeharto di era kepemimpinannya sebagai presiden.

Baca juga:  Rubini Kado Hari Pahlawan 10 November 2022

“Ambil hal positif itu dan sosialisasikan ke pelosok daerah,” tegas Maman memberikan instruksi kepada seluruh pengurus dan kader-kader partai Golkar se Kalimantan Barat.

Dalam orasi saat acara syukuran, Maman memang telah memaparkan banyak keunggulan yang telah dilaksanakan HM Soeharto pada era Orde Baru mulai dari industri mobil nasional, pesawat terbang, perkapalan, persenjataan, swasembada beras dan lain-lain.

“Sayangnya ada beberapa yang mendapat penolakan akibat stigma orde baru seolah semua hal yang berbau orde baru itu salah, padahal bermanfaat bagi masyarakat,” kata Maman menyontohkan industri mobil nasional di era orde baru yang gagal, da akhirnya Indonesia menjadi pasar empuk bagi industri otomotif dari luar negeri.

Reporter: Kisra Ramadani I Editor: R. Rido Ibnu Syahrie

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Istana Alwatzikoebillah

Historia

Sambas Berdiri Kokoh Setelah 392 Tahun
Bascamp Kambau Borneo, lokasi konservasi penyu di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. (foto: edo/pontianak-times.co.id)

Historia

Ayo Ikuti Wisata Hewan Langka Penyu Paloh
Halal Bihalal Masyarakat Banten

Historia

Target 2 Ribu Warga Banten Kumpul di PCC
Karnaval Kain Tenun Sambas

Historia

Meriah, Karnaval Kain Tenun Sambas
Loggo Muhammadiyah

Historia

Maklumat Muhammadiyah Iduladha 9 Juli 2022
Pembukaan Festival Zikir Maulid

Historia

Festival Zikir Maulid Sambut Hari Jadi Sambas ke 393
Gunung Poteng di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. foto: rido

Historia

Saksi Sejarah Transformasi Media
Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pengurus Daerah MABM Kabupaten Mempawah, Rabu (30/7/2025).

Historia

MABM Garda Terdepan Jaga Nilai Luhur Melayu
error: Content is protected !!