Pontianak. Pasar Murah dalam rangkaian HUT Partai Golkar ke 61 diserbu masyarakat, Minggu (28/9/2025) di Halaman Gedung Zamrud DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar.
Masyarakat sejak pagi hari berduyun-duyun dan berkumpul di lokasi kegiatan menunggu Pasar Murah yang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Sebanyak 1000 paket terdiri dari beras SPHP 5 kg, gula pasir 1kg, minyak goreng 1 liter dan telur 6 butir ludes terbagikan.
Soal harga? Sangat jauh di bawah harga pasar dan hanya Rp60 ribu saja. Padahal kalau harga di pasaran harus merogoh kocek Rp130 ribu.
“Sesuai arahan Ketua Umum dan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar, diadakan kegiata ini yang langsung menyentuh dan dirasakan masyarakat,” kata Ir H Prabasa Anantatur MH, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar.
Prabasa membuka secara resmi pasar murah tersebut. Ia mewakili Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar Maman Abdurrahman yang berhalangan hadir lantaran sakit. Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Dewan Pertimbangan Irjen Pol (Purn) Didi Haryono, Bendahara Ichfany, para wakil ketua dan jajaran pengurus.
Prabasa mengharapkan pasar murah dapat sedikit meringankan ekonomi masyarakat di tengah kondisi saat ini. “Pasar murah kali ini di tingkat DPD Provinsi. Sedangkan di tingkat DPD Kabupaten/Kota telah se Kalbar dimulai sejak 25 September 2025,” ujar legislator Dapil Kabupaten Sambas ini.
40 Ribu Paket
Jika ditotalkan, lanjut Prabasa, se-Kalbar lebih kurang 40 ribu paket. Itu belum termasuk dari Anggota Dewan dari Partai Golkar yang secara perorangan. Selain pasar murah, ada pengobatan gratis dan kegiatan lain yang betujuan meringanka beban masyarakat.
“Mudah-mudahan dapat dirasakan langsung masyarakat. Itu yang menjadi sasaran dari peringatan HUT Golkar kali ini. Kegiatan lainnya, kami akan megadakan doa bersama yang dikoordinir DPP,” kata Prabasa yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar.
Di tempat yang sama, Didi Haryono Ketua Wantim DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar merasa bersyukur dengan pelaksanaan pasar murah. “Kami mengikuti perkembangan dan situasi sosial,” ujar Didi.
Menurut Didi, pasar murah merupakan rangkaian kegiata dari momentum HUT Partai Golkar ke 61 yang diperingati setiap 20 oktober.
“Pada momen HUT ini, kami semua memahami bagaimana masyarakat mencukupi kebutuhannya. Seluruh kabupaten/kota melakuka pasar murah yang selisih harga sangat jauh,” kata Didi yang juga mantan Kapolda Kalbar.
Iin, pemilik sapaan warga pontianak mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya pasar murah yang diselenggarakan Partai Golkar Kalbar. “Terimakasih kami ucapkan, semoga Golkar semakin sukses dan berjaya,” kata Iin singkat.
Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News


















