Home / Historia

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:44 WIB

MABM Garda Terdepan Jaga Nilai Luhur Melayu

Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pengurus Daerah MABM Kabupaten Mempawah, Rabu (30/7/2025).

Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pengurus Daerah MABM Kabupaten Mempawah, Rabu (30/7/2025).

Mempawah. MABM (Majelis Adat Budaya Melayu) bukan hanya sekadar organisasi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur Melayu.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi pada mementum membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pengurus Daerah MABM Kabupaten Mempawah, Rabu (30/7/2025).

Musda IV MABM ini dilaksanakan di Rumah Adat Melayu Jalan Raden Kusno, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir. Musda mengusung tema “Menyatukan Puak, Membina Marwah dengan Semangat Tuah”.

“Musda MABM ini menjadi ajang penting untuk memperkuat jalinan persatuan serta pelestarian nilai-nilai budaya Melayu di wilayah Mempawah,” kata Juli Suryadi Burdadi.

Juli yang hadir mewakili Bupati Mempawah, Erlina ini menekankan pentingnya peran MABM sebagai pilar utama pelestarian adat dan jati diri masyarakat Melayu.

Baca juga:  Tak Kenal Maka Tak Suka pada Borneo

“MABM bukan sekadar organisasi. Adat istiadat adalah akar yang menguatkan karakter dan kebanggaan identitas kita,” ujar Juli.

Ia juga mengingatkan bahwa pelestarian budaya harus melibatkan semua elemen masyarakat agar tidak menjadi sebatas wacana.

“Pelestarian tidak bisa berjalan sendiri atau hanya tertulis di dokumen. Perlu keterlibatan aktif dari seluruh masyarakat Melayu, agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai budayanya sendiri,” tegasnya.

Ketua Panitia Musda IV, H Dudung dalam laporannya menyampaikan Musda merupakan momen penting dalam perjalanan MABM Mempawah.

Arah Baru Organisasi

Ia menegaskan Musda ini bertujuan menyusun arah baru organisasi sekaligus memilih pemimpin yang mampu membawa visi besar budaya Melayu lima tahun ke depan.

“Hari ini kita berkumpul untuk memulai Musda IV MABM Mempawah periode 2025–2030. Setelah pembukaan, kegiatan akan dilanjutkan dengan pleno dan sidang komisi guna memilih ketua dan pengurus baru,” kata Dudung.

Baca juga:  Isra Mikraj Bertepatan 28 Februari Tahun Ini

Dudung berharap hasil Musda kali ini dapat melahirkan sosok pemimpin yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga mampu merangkul dan mengayomi seluruh lapisan masyarakat Melayu.

Pengamanan kegiatan dijalankan oleh personel gabungan dari Polres Mempawah dan Polsek Mempawah Hilir, dipimpin langsung Kabag Ops Polres Mempawah, AKP Erwin Mangasi Simanjuntak. Kegiatan pembukaan berlangsung tertib hingga pukul 10.30 WIB dan dilanjutkan dengan agenda utama, yakni sidang pleno serta komisi.

Musda IV ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan budaya dan penguatan peran strategis MABM dalam menjaga nilai-nilai Melayu di tengah tantangan zaman.(rf)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Anugerah Gelar Pahlawan

Historia

Rubini Mendapat Gelar Pahlawan Nasional
Ziarah 14 Makam Sultan Sambas

Historia

Hari Jadi 392, Ziarah 14 Makam Sultan Sambas
Masjid Bir Ali

Historia

Panitia Haji Keluarkan Imbauan dan Larangan
Bupati Sambas H Satono meresmikan Rumah Joglo Berkemajuan.

Historia

Rumah Joglo Berkemajuan Diresmikan Satono
Titilah Pekerja Migran di Taiwan

Historia

Tilah, Pekerja Migran Inspiratif di Taiwan
Pontianak - Komunitas Viking Kolot (Koviko), perkumpulan para pecinta klub sepakbola Persib di Kalimantan Barat, mendukung penuh Pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah di Kabupaten Sambas.

Historia

Koviko Dukung Masjid 1001 Kubah Sambas
Pertemuan Ba Haupm Bide Bahana TBBR

Historia

Dayak Kalbar Kompak Hadir Temu Akbar
Besurong

Historia

Besurong, Tradisi Adiluhung Melayu Sambas
error: Content is protected !!