Home / Kolom

Selasa, 25 Maret 2025 - 13:50 WIB

Keutamaan Sedekah 10 hari Terakhir Ramadan

KH Didik Imam Wahyudi, Wakil Ketua PWNU Provinsi Kalimantan Barat

KH Didik Imam Wahyudi, Wakil Ketua PWNU Provinsi Kalimantan Barat

10 hari terakhir Bulan Ramadan memiliki banyak keutamaan dan kemuliaan, salah satunya adalah sedekah.

Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Di bulan Ramadan, amalan sedekah memiliki keutamaan yang lebih besar. Terutama pada 10 malam terakhir Ramadan, di mana pahala dari setiap amalan yang kita lakukan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Sedekah 10 malam terakhir Ramadan memiliki keutamaan yang sangat istimewa. Pada malam-malam ini, terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW bersabda, “Carilah malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sedekah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, setara dengan amalan yang dilakukan selama lebih dari 83 tahun.

Untuk melaksanakan sedekah 10 malam terakhir Ramadan dengan optimal, ada beberapa tips dan trik yang dapat kita terapkan.

Baca juga:  Alarm Krisis Gizi, Luka Mental dan Ilusi Produktivitas

Pertama, persiapkan niat dan hati kita sebelum bersedekah. Pastikan niat kita adalah untuk meraih ridha Allah SWT dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Dengan niat yang ikhlas, sedekah yang kita berikan akan lebih bermanfaat dan membawa berkah.

Kedua, tentukan jumlah sedekah yang akan kita berikan. Sesuaikan jumlah sedekah dengan kemampuan dan rezeki yang kita miliki. Ingatlah bahwa Allah SWT melihat keikhlasan hati kita, bukan jumlah harta yang kita berikan. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Takutlah kepada api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketiga, pilihlah waktu yang tepat untuk bersedekah. Pada 10 malam terakhir Ramadan, cobalah untuk menyisihkan waktu setiap malam untuk bersedekah. Dengan demikian, kita dapat meraih keberkahan dan pahala dari malam Lailatul Qadar serta mendapatkan ridha Allah SWT.

Keempat, manfaatkan teknologi untuk bersedekah. Di era digital ini, kita dapat dengan mudah bersedekah melalui berbagai platform online, seperti website BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Dengan bersedekah secara online, kita dapat memastikan bahwa bantuan kita sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dengan lebih cepat dan efisien. Atau bisa langsung datang ke Kantor Baznas Provinsi Kalimantan Barat di Mesjid Raya Mujahidin.

Baca juga:  Surat Cinta PB ISKAB untuk Pemprov Kalbar di Usia ke-69 Tahun

Kelima, ajak keluarga dan teman-teman untuk bersama-sama bersedekah. Dengan melibatkan orang-orang terdekat, kita dapat saling mendukung dan memotivasi dalam menjalankan sedekah 10 malam terakhir Ramadhan. Kebersamaan ini juga dapat mempererat hubungan kita dengan keluarga dan teman-teman.

Dari uraian tersebut diatas, semoga kita bisa meraih Lailatur Qadar dengan kita istiqomah beribadah pada malam-malam 10 terakhir dibarengi dengan memberikan sedekah yang ikhlas.
wallahu a’lam bishawab.

[Penulis: KH Didik Imam Wahyudi SE Ak ME, Wakil Ketua Baznas Provinsi Kalbar, Direktur Produk Halal KDEKS Provinsi Kalbar, Bendahara Umum MUI Provinsi Kalbar, Wakil Ketua PW NU Kalbar] I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Hermawansyah, aktivis dan pegiat sosial.

Kolom

Sejarah Berulang, Tak Semata Soal Masa Lalu
Foto ilustrasi peta kekuatan menjelang pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu 2026.

Kolom

Membaca Sinyal Legalistik Otokratik via RUU Pemilu 2026
Gambar ilustrasi kasus Gibran Rakabming Raka, Wakil Presiden RI.

Kolom

Kasus Gibran dan Ujian Konstitusi dalam Dinamika Politik
Khairul Rahman, Editor in Chief Pontianak Times dan Pimpinan Baznas Provinsi Kalbar

Kolom

Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik
Foto ilustrasi hubungan toxic dua negara, AS dan Iran

Kolom

Hubungan Toxic AS vs Iran: Dompet Kita Terancam?
M. Taufik, Mahasiswa S3 Kesehatan Masyarakat FK-Unand.

Kolom

Larangan Kantong Plastik, antara Idealisme dan Realisasi
M Taufik, Mahasiswa S3 Kesehatan Masyarakat FK-Unand dan Dosen FIKPsi Universitas Muhammadiyah Pontianak

Kolom

Alarm Krisis Gizi, Luka Mental dan Ilusi Produktivitas
Gambar ilustrasi Borgol Paman Sam

Kolom

Borgol Paman Sam: Keadilan atau Arogansi Imperialis?
error: Content is protected !!