Home / Ekonomi

Sabtu, 26 April 2025 - 14:00 WIB

Kementerian UMKM dan Bank Kalbar Tandatangan Kerjasama KUR

Pendatanganan kerjasama penyaluran Kredit Usaha Rakyat antara Kemnteria UMKM dan 46 Bank

Pendatanganan kerjasama penyaluran Kredit Usaha Rakyat antara Kemnteria UMKM dan 46 Bank

Jakarta. Kementerian UMKM bersama Bank Kalbar menandatangani kerjasama penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Jumat (25/4/2025) di Kantor Kementerian UMKM Jakarta.

Bank Kalbar menjadi salah satu dari 46 bank yang dipercaya pemerintah untuk menyalurkan KUR tahun 2025. Bank kebanggaan masyarakat Kalbar ini mendapatkan alokasi Rp700 miliar pada Tahun 2025.

“Namun demikian apabila dalam perjalanannya kuota tersebut habis, maka kuota KUR bank kalbar akan ditambah kembali Rp300 miliar hingga totalnya mencapai Rp1 triliun di tahun ini,” kata Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar.

Dalam penandatanganan kerjasama tersebut, Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan arahan agar penyaluran KUR tepat sasaran. Tujuannya agar mendorong peningkatan portofolio kredit produktif. Jika kredit produktif naik, dipastikan akan berdampak pada perkembangan dan pertumbuhan ekonomi.

Baca juga:  Sekjen ABIM Kagum Petani Milenial Sambas

Maman juga menekankan agar dalam penyaluran KUR tersebut menjaga prinsip kehati-hatian. Tidak boleh ada ekspansi yang hanya mengutamakan kuantitas.

“Kita harus mengutamakan kualitas selain kuantitas agar rasio kredit bermasalah atau NPL tetap terjaga dengan baik yaitu dibawah lima persen, sesuai ketentuan OJK,” kata Maman.

Penyaluran KUR tak hanya melibatkan bank-bank Himbara dan bank swasta nasional, namun juga melibatkan Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia.

Khusus kepada Bank Kalbar, Maman menyampaikan keyakinannya bahwa Bank Kalbar mampu berkontribusi maksimal, dari sisi jumlah maupun kualitasnya.

“Saya menyambut baik program yang dicanangkan pemerintah pusat. Ini membuktikan bahwa pemerintah melalui Kementerian UMKM menaruh kepercayaan kepada Bank Pembangunan Daerah, lebih khusus kepada Bank Kalbar,” kata Maman.

Baca juga:  Bank Kalbar Tegaskan Komitmen CSR Percepat Pembangunan Kalbar

Maman menilai Bank Kalbar memiliki kinerja positif selama ini. Tahun 2024 yang lalu hanya memeroleh kuota Rp600 miliar dan tersalurkan lebih dari 100%.

Kepercayaan

Terkait hal ini, Dirut Bank Kalbar Rokidi menjelaskan kepercayaan yang diberikan untuk menyalurkan KUR menjadi motivasi bagi Bank Kalbar dalam mendukung penguatan sektor UMKM. Sektor ini menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah dan nasional melalui skema kredit KUR yang sehat.

Lebih jauh Rokidi mengaku bangga dengan apa yang telah diberikan Menteri UMKM kepada Bank Kalbar. “Pak Menteri yakin bahwa dengan KUR yang disalurkan Bank Kalbar akan berdampak terhadap perkembangan dan pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” kata Rokidi.[biz]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Trik pensiunan ASN menjadi wirausahawan

Ekonomi

Trik Pensiunan ASN Jadi Wirausahawan
Sudirman, Kadiv Akuntasi Bank Kalbar mewakili Dirut Bank Kalbar Rokidi menerima penghargaam Top Bank 2025 dari The Iconomics

Ekonomi

The Iconomics Sematkan Bank Kalbar Top Bank 2025 Kategori KBMI 1
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi SE MM meraih Outstanding Excellence Award 2026.

Ekonomi

Bank Kalbar Raih Professional Excellence Award 2026
Sosialisasi 157 ASN di Pemkab Begkayang yang akan memasuki masa purna tugas periode Oktober 2025 hingga 2026.

Ekonomi

Bank Kalbar Siapkan Program ASN Pasca Pensiun

Ekonomi

Akal-akalan Pasar Beringin Singkawang
Keripik Pisang

Ekonomi

Sukses Bisnis Keripik Manfaatkan KUR Bank Kalbar
Bupati Sambas H Satono berdialog dengan warga Pemangkat dalam Gerakan Pangan Murah (GPM).

Ekonomi

Pasar Murah Beras 5 Kg di Pemangkat Diserbu Warga
Atambua Internasional Expo 2023 Belu

Ekonomi

Kemendag Gelar Pameran dan Pelepasan Ekspor
error: Content is protected !!