Home / Birokrasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Kajati Kalbar Minta Pejabat Baru Jaga Marwah Kejaksaan

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan melantik dan mengambil sumpah jabatan Sugito, S.H. sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Kalbar dan Asep Sunarsa, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Landak, Kamis (20/8/2026).

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan melantik dan mengambil sumpah jabatan Sugito, S.H. sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Kalbar dan Asep Sunarsa, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Landak, Kamis (20/8/2026).

PONTIANAK – Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan melantik dan mengambil sumpah jabatan Sugito, S.H. sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Kalbar dan Asep Sunarsa, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Landak, Kamis (20/8/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Baharuddin Lopa Lantai IV Kejati Kalimantan Barat. Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja Kejaksaan dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Emilwan menegaskan pelantikan bukan sekadar prosesi seremonial. Jabatan yang diberikan merupakan amanah, tanggung jawab, dan kepercayaan organisasi yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalitas, serta keteladanan.

Kepada Asisten Pemulihan Aset, Emilwan meminta Sugito membangun sistem kerja yang kuat, profesional, dan terintegrasi. Ia juga mendorong penguatan koordinasi dengan bidang terkait, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah untuk mendukung optimalisasi pemulihan aset.

Pemulihan aset menjadi salah satu aspek penting dalam penegakan hukum karena tidak hanya berkaitan dengan proses penanganan perkara, tetapi juga bagaimana aset yang berkaitan dengan perkara dapat dikelola dan dipulihkan secara optimal sesuai ketentuan.

Baca juga:  Dua Tersangka Korupsi APBDes Sintang Diserahkan ke Jaksa

Sementara kepada Kajari Landak, Emilwan berpesan agar Asep Sunarsa segera membangun satuan kerja yang profesional, humanis, responsif, berintegritas, dan mendapat kepercayaan masyarakat.

Ia juga meminta Kejari Landak memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh pemangku kepentingan tanpa mengurangi independensi serta profesionalitas Kejaksaan. “Jaga marwah Kejaksaan,” tegas Emilwan.

Menurutnya, marwah institusi tidak hanya dibangun melalui keberhasilan menangani perkara. Integritas, keteladanan, profesionalitas, serta keberanian setiap insan Adhyaksa untuk tetap berada di jalan yang benar juga menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Emilwan juga mengingatkan jajarannya agar memberikan pelayanan hukum yang baik. Ia tidak ingin masyarakat datang ke kantor Kejaksaan dengan perasaan takut atau merasa dipersulit.

Kejaksaan, kata dia, harus mampu membangun keyakinan publik sebagai institusi yang memberikan keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan hukum.

Penghargaan

Dalam kesempatan yang sama, Emilwan menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Ruslan, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kajari Landak dan Dr. Adung Sutranggono, S.H., M.Hum. yang sebelumnya bertugas sebagai Aspema Kejati Kalbar.

Baca juga:  Kejati Kalbar-BPN Teken PKS Perkuat Kepastian Hukum

Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, pengabdian, dan kontribusi keduanya selama menjalankan tugas.

Menurut Emilwan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum bagi setiap pejabat untuk terus memberikan pengabdian terbaik di tempat penugasan berikutnya. “Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas. Semoga sukses dan semakin baik dalam menjalankan amanah di tempat yang baru,” ujar Emilwan.

Kepada Sugito dan Asep Sunarsa, Kajati Kalbar berharap keduanya segera beradaptasi dengan tugas baru, membangun soliditas internal, meningkatkan kinerja, serta memberikan kontribusi terbaik bagi institusi dan masyarakat.

Pelantikan tersebut diharapkan memperkuat kinerja organisasi Kejati Kalbar, khususnya dalam pemulihan aset, penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan “jaga marwah Kejaksaan” menjadi penekanan utama dalam pergantian tersebut. Bagi Emilwan, kepercayaan publik terhadap institusi hukum tidak hanya ditentukan oleh hasil penanganan perkara, tetapi juga oleh perilaku, integritas, dan kualitas pelayanan setiap aparatnya.

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

PHK Buruh Sawit Kabupaten Sambas

Birokrasi

PHK Buruh Sawit Sambas, Apa Solusinya?
Pertanggungjawaban APBD Melawi 2022

Birokrasi

Penggunaan Uang Pemkab Melawi 2022 Belum Dipertanggungjawabkan
Bupati Sambas jalin sinergi bersama Kemenko Pangan

Birokrasi

Bupati Sambas Jalin Sinergi Bidang Pangan
Konsultasi tenaga honorer

Birokrasi

Bagaimana Nasib Tenaga Honorer Pemerintah?
Pidato Pertama Bupati Sambas

Birokrasi

Pidato Pertama Satono Ajak Kerjasama Bangun Sambas
Peserta SKKT PPPK Sambas

Birokrasi

139 Peserta Tes P3K Kemenag Ikut Seleksi Tambahan
RPPLH Kabupaten Ketapang

Birokrasi

Pemkab Ketapang Susun RPPLH 2024-2054
Bupati Sambas H Satono di deretan depan bersama Mendagri Tito Karnavian saat pengibaran patakan APKASI oleh Bursah Zarnubi.

Birokrasi

APKASI Dikukuhkan, Bupati Sambas Jabat Bidang Perekonomian
error: Content is protected !!