Pontianak – Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I, M.H beraudiensi dengan Kakanwil Kemenag Kalbar jelang Upgrading Dai dan Seminar Internasional 6 negara tentang sinergi pembangunan di perbatasan.
Audiensi Bupati Sambas yang juga Ketua Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Provinsi Kalimantan Barat ini berlangsung di Ruang Tamu VIP Kanwil Kemenag Kalbar, Senin (30/3/2026).
Satono diterima langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengoordinasikan rencana pelaksanaan agenda besar yakni Upgrading Dai dan Seminar Internasional.
Kegiatan besutan PW Parmusi Provinsi Kalbar tersebut mengagendakan kehadiran delegasi dari enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan Filipina.
Satono menjelaskan acara tersebut mengusung tema “Sinergitas Dai dalam Pembangunan di Wilayah Perbatasan Negara”. Menurut jadwal, rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Kabupaten Sambas pada 7 hingga 9 April 2026 mendatang.
“Kami berkoordinasi terkait persiapan seminar internasional ini untuk memperkuat peran dai dalam pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan lintas negara,” ujar Satono.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sambas bersama PW Parmusi Kalbar juga secara resmi mengundang Kakanwil Kemenag Kalbar untuk hadir sebagai narasumber. Muhajirin Yanis diminta memaparkan materi dengan subtema khusus, yakni “Transformasi Dai dari Mimbar Fisik ke Ruang Publik Digital”.
Agenda ini diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran gagasan antardai di Asia Tenggara sekaligus memperkokoh kolaborasi dalam menjaga stabilitas dan pembangunan di kawasan perbatasan.
Dalam agenda kegiatan itu, Menteri Dalam Negeri RI, Jend. Pol. (Purn) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, akan menjadi keynote speaker seminar. Mendagri dijadwalkan memaparkan materi mengenai percepatan pengelolaan wilayah perbatasan demi memperkokoh ketahanan nasional.[im]
Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News



















