Home / Peristiwa

Rabu, 29 April 2026 - 10:46 WIB

Akibat Limbah, Dapur MBG Sungai Batang Tutup Sementara

Rapat koordinasi Desa Sunga Batang meyikapi limbah dapur MBG.

Rapat koordinasi Desa Sunga Batang meyikapi limbah dapur MBG.

MEMPAWAH – Aktivitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah resmi dihentikan sementara (suspend).

“Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) telah resmi menerapkan status suspend karena menyikapi keluhan warga soal limbah yang dihasilkan dari aktivitas dapur tersebut,” kata Mahyus, Kepala Desa Sungai Batang kepada pontianak times, Rabu (29/4/2026).

BGN melalui Deputi Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi Setiawan mengeluarkan Surat Pemberhentian Sementara dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Batang, sambil menunggu investigasi dan laporan lengkap.

Mahyus sebelumnya menggelar rapat koordinasi, Rabu (15/4/2026) bersama masyarakat dan pihak terkait di Kantor Desa Sungai Batang, untuk menyikapi persoalan limbah dapur MBG yang dikelola Yayasan Lentera Pangan Borneo. Limbah dari dapur tersebut dibuang langsung ke parit sehingga mencemari air yang digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca juga:  Jumat Curhat Polsek Pontianak Kota di Warkop Ara

Air parit memang nyata tercemar dan berubah warna serta mengeluarkan bau menyengat hingga masuk ke dalam rumah warga. Padahal, warga masih bergantung pada parit tersebut untuk mandi, mencuci, hingga berwudhu.

Menurut Mahyus,, dampak pencemaran limbah MBG ini dirasakan warga hingga radius 200 meter, terlebih desa tersebut belum memiliki akses layanan PDAM.

Ferdian, Perwakilan Yayasan Lentera Pangan Borneo selaku mitra MBG menyampaikan permintaan maaf dan siap menindaklanjuti permasalahan sesuai regulasi terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan berjanji akan segera melakukan perbaikan.

Apresiasi

Pihak DPRD Provinsi Kalimantan Barat memberikan apresiasi kepada BGN yang cepat tanggap dalam merespons keluhan warga.

Baca juga:  Dosen Muda Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Ir H Prabasa Anantatur MH, menyatakan kasus pencemaran limbah dapur MBG itu harus menjadi peringatan keras. “Ini untuk menghindari masalah yang lebih besar di kemudian hari agar program prioritas pemerintah pusat tersebut terlaksana maksimal,” kata Prabasa, Rabu (29/4/2026).

Prabasa menjelaskan, rekomendasi penutupan bukanlah bentuk hukuman, melainkan langkah perbaikan operasional agar target pemenuhan gizi penerima manfaat tercapai dengan aman.

Ia menegaskan, persoalan teknis kelayakan dan sanitasi di lapangan tidak boleh dinormalisasi karena berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap program unggulan presiden.

“Jika standar dapur diabaikan, tujuan program meningkatkan gizi masyarakat bisa melenceng. Seluruh pelaksana program MBG hendaknya bekerja profesional dan taat aturan operasional,” kata Prabasa mengingatkan.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie

Share :

Baca Juga

Bantuan BNPB untuk banjir Kabupaten Sanggau

Peristiwa

BNPB Serahkan Bantuan Banjir Tayan Hulu Sanggau
Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Temajuk

Peristiwa

Satgas Pamtas Temajuk Gagalkan 2 Karung Narkoba
Titik pusat gempa di Kabupaten Mempawah, Rabu (17/12/2025) malam, sekitar pukul 20.07 WIB.

Peristiwa

Gempa Tektonik Guncang Kabupaten Mempawah
Geraldine Beldi dan Heinrich

Peristiwa

Ridwan Kamil Janji Urus Liburan Geraldine
Pelantikan dan pengukuhan PDPM Kabupaten Kubu Raya periode 2025 - 2029, Minggu (18/5/2025) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Peristiwa

PDPM Kubu Raya Siap Cetak Generasi Muda Berintegritas
Lapas Singkawang Banjir

Peristiwa

RSUD dan Lapas Terkena Banjir Singkawang
Proses Evakuasi Korban Longsor PETI

Peristiwa

Korban PETI Bengkayang 5 Tewas 8 Selamat
Razia Lalulintas

Peristiwa

80 Teguran Razia Satlantas di Tebas
error: Content is protected !!