Home / Sport

Sabtu, 3 Juli 2021 - 02:36 WIB

Pertahanan Swiss Jebol Digedor Matador

Pertandingan Swiss melawan Spanyol, babak perempat final, Jumat (2/7/2021). foto: siaran tv RCTI

Pertandingan Swiss melawan Spanyol, babak perempat final, Jumat (2/7/2021). foto: siaran tv RCTI

PERTANDINGAN menegangkan telah ditunjukkan timnas Swiss dan Spanyol pada babak perempat final EURO 2021, Jumat (2/7/2021) pukul 23.00 WIB di Stadion Krestovsky di Saint Petersburg, Rusia. Tim Swiss telah berjuang total, namun serangan Matador terlalu ganas meski diakhiri dengan adu penalti.

Babak pertama berlangsung dengan tempo permainan cepat. Spanyol seolah tak mau menyia-nyiakan waktu, langsung melakukan serangan. Alhasil penguasaan ball possesion didominasi spanyol dengan perbandingan 56%, sedangkan swiss 34 %.

Lapangan tengah permainan tampak dikuasai penuh oleh tim berjuluk “matador” ini. Swiss berusaha keluar dari tekanan Spanyol dengan sesekali melakukan serangan berbahaya. Namun yang terjadi justeru gol bunuh diri Denis Zakaria di menit ke delapan. Akibatnya permainan Swiss terlihat semakin kacau.

Gol bunuh diri tersebut bermula dari tendangan sudut Koke. Bola jatuh di kaki Jordi Alba di areal depan kotak penalti. Alba menembakkan bola dan mengenai badan pemain Swiss, Denis Zakaria yang malah merangsek masuk ke gawang sendiri. Hingga babak pertama berakhir, skor unggul Spanyol 1-0  atas Swiss.

Dibabak kedua, Swiss dan Spanyol terlibat saling serang dalam tempo permainan cepat. Kedua tim saling serang dan bermain terbuka. Upaya Swiss pada menit 68 membuahkan hasil melalui serangan sisi kanan umpan tarik dari Silvan Widmer. Umpan ini dimanfaatkan hingga tercipta gol dari tendangan Xherdan Shaqiri.

Baca juga:  Atlet Selam Ketapang Raih Juara II Porprov

Namun pertandingan tiba-tiba berubah. Semakin keras..! Kedua tim sama-sama bernafsu ingin maju dan memenangkan pertandingan meraih tiket ke semifinal. Akibatnya pada menit 78, pemain Swiss, Remo Freuler dengan nomor punggung 8 mendapat hadiah kartu merah setelah melakukan tackling keras kepada pemain Spanyol.

Pelatih Swiss, Vladimir Petkovic kemudian mengganti pemain gelandang serang Shaqiri yang telah mencetak gol balasan. Shaqriri digantikan Djibril Sow pemain gelandang bertahan. Ini dimaksudkan memperkuat koordinasi barisan lini pertahanan yang diakibatkan pemain gelandang bertahannya terkena kartu merah.

Swiss terlihat mati-matian meski bermain dengan 10 pemain dan malah mampu melakukan serangan balik yang berbahaya. Berkali-kali Swiss mendapatkan peluang emas di menit 80 hingga menit 89 babak ke 2. Sedangkan serangan Spanyol monoton kerap kandas untuk menembus pertahanan Swiss yang ketat dan disiplin. Hingga akhir babak 2, skor pertandingan imbang 1-1.

Babak perpanjangan waktu pun dimulai. Spanyol mengendalikan pertandingan. Sedangkan Swiss kewalahan bermain dengan 10 orang saja, membuat tim Swiss tampak kelelahan antara bertahan dan melakukan serangan balik. Sayangnya, Spanyol tidak memanfaatkan kesempatan dari kelemahan lawan. Tercatat ada tiga peluang emas Spanyol ke gawang Swiss, namun gagal dieksekusi.

Baca juga:  Ribuan Penonton Saksikan Final Dragon Boat

Di akhir perpanjangan waktu,  Swiss hanya bertahan secara total seakan menginginkan pertandingan ini berakhir dengan adu penalti dengan menumpukkan pemain-pemainnya di sektor pertahanan. Matador pun gencar menyerang, mengurung pertahanan Swiss.

Serangan Spanyol hampir saja membuahkan hasil andai saja tendangan Olmo di kotak penalti pada menit 111 tidak melebar ke atas gawang Swiss yang dijaga Sommer. Serangan terus dilakukan Spanyol dan di menit 114 kemelut terjadi di gawang Swiss. Tendangan demi tendangan pemain Spanyol akhirnya dapat di tepis keeper Swiss hingga menghasilkan tendangan sudut untuk Spanyol.

Peluang emas kembali terjadi di menit 117, namun tendangan pemain Spanyol dengan nomor punggung 9 masih mampu dijangkau Sommer. Akhirnya babak tambahan berakhir dengan skor tetap seri 1-1.

Laga seru inipun mencapai klimaks lantaran harus diakhiri melalui adu penalti. Kedigjayaan penjaga gawang, Sommer dan Unai Simon, diuji. Ternyata Unai Simon lebih rapat menguasai gawang. Sebaliknya gawang yang dijaga Somer, jebol. Dua buah gol bersarang telak hingga Spanyol menggondol 3 gol dan mengantongi tiket ke semifinal. Swiss bertekuk lutut dengan skor akhir 3-1.

Penulis: Richard PS

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie

Share :

Baca Juga

Kejuaraan Bulutangkis PB Sultan Cup Open 2023

Sport

Duo Elite Masuk Babak Final PB Sultan Cup
Mustaat Saman

Sport

Norsan Protes Baliho, Ini Penjelasan NPCI Kalbar
Cici Juliani atlet tenis meja NPCI Kalbar

Sport

Indonesia Pimpin Klasemen Asean Paragames XI
Perbakin Kalbar Cup 2023

Sport

Jago Tembak, Pria Ini Sisihkan 350 Peserta
WSBK Mandalika 2023

Sport

Akhir Pekan Ini Mulai WSBK Mandalika 2023

Sport

Meriah! Funbike dan Jalan Santai HDKD 77
Farli Ketua PODSI Sambas

Sport

Sukseskan Lomba Sampan Bedar HUT Sambas
Sampan Bidar

Sport

Sampan Bidar Potensi Tarik Minat Wisatawan
error: Content is protected !!