Home / Peristiwa

Selasa, 24 Juni 2025 - 09:28 WIB

7,3 Juta Peserta JKN Nonaktif, Ini Tanggapan Pihak BPJS

loggo Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

loggo Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

Jakarta. Sebanyak 7,3 juta peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dinonaktifkan. Ini tanggapan pihak BPJS.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut, bisa mengaktifkan kembali status kepesertaannya dengan beberapa kriteria.

Pertama, kata Rizzky, peserta tersebut termasuk dalam daftar peserta PBI JK yang dinonaktifkan pada bulan Mei 2025. Kedua, jika berdasarkan verifikasi di lapangan, peserta tersebut termasuk kategori masyarakat miskin dan rentan miskin.

“Ketiga, jika peserta tersebut termasuk peserta yang mengidap penyakit kronis, atau dalam kondisi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwanya,” kata Rizzky dalam keterangan resmi yang diterima pontianak times, Senin (23/6/2025).

Rizzky mengatakan, peserta PBI JK yang dinonaktifkan tersebut bisa melapor ke Dinas Sosial setempat dengan membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Kalbar Olah TKP Kasus Oli Palsu

Selanjutnya, Dinas Sosial akan mengusulkan peserta tersebut ke Kementerian Sosial, dan Kementerian Sosial akan melakukan verifikasi terhadap peserta yang diusulkan. Jika peserta lolos verifikasi, maka BPJS Kesehatan akan mengaktifkan kembali status JKN peserta tersebut, sehingga peserta yang bersangkutan dapat kembali mengakses layanan kesehatan.

Rizzky menuturkan penonaktifan tersebut dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 80 Tahun 2025, serta Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Mengacu pada regulasi tersebut, maka mulai bulan Mei 2025, penetapan peserta PBI akan menggunakan basis data DTSEN. Dengan berubahnya acuan penetapan peserta PBI JK, dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi DTSEN sebagai landasannya, maka tak heran jika ada sejumlah peserta PBI JK yang dinonaktifkan status JKN-nya karena nama-namanya tidak ada dalam DTSEN.

Baca juga:  Angin Mengamuk di Mempawah, Rumah dan Café Hancur

Menurut Rizzky, pembaruan data PBI JK dilakukan secara berkala oleh Kementerian Sosial supaya data peserta PBI JK tepat sasaran. Untuk mengecek aktivasi status kepesertaan JKN dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165, Aplikasi Mobile JKN, atau melalui Kantor BPJS Kesehatan terdekat.

“Sebagai informasi, pembaruan data PBI JK dilakukan secara berkala oleh Kementerian Sosial supaya data peserta PBI JK tepat sasaran. Bagi peserta JKN yang sedang berobat di rumah sakit, jika perlu informasi atau butuh bantuan, kami juga siapkan petugas BPJS SATU untuk membantu,” kata Rizzky.[jay]

Update Berita, ikuti Google News 

Share :

Baca Juga

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menuntut transparansi dan isu miring, Rabu (8/4/2026) di Halaman Rekrorat Polnep.

Peristiwa

Demo Mahasiswa Polnep Tuntut Transparansi Direktur
Tim SAR Gabungan

Peristiwa

SAR Evakuasi Nelayan Terapung di Laut
pontianak-times.co.id

Peristiwa

Kanwil Kumham Kalbar Gelar Vaksinasi Booster
Bantuan Banjir Sambas

Peristiwa

Normalisasi Tidak Menjawab Banjir Sambas
Densus 88 Anti Teror

Peristiwa

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Semparuk
Sunatan Massal Bank Kalbar

Peristiwa

Bank Kalbar Sunatan Massal di Ultah 59
Petugas Polres Sambas melakukan olah TKP di Rutan Sambas.

Peristiwa

Dicerai Istri, Napi Rutan Sambas Tewas Gantung Diri
Singkawang Banjir Lagi

Peristiwa

Banjir Singkawang Semakin Parah
error: Content is protected !!