Home / Ekonomi

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 11:26 WIB

Seru, Lima Hari Festival Durian Lumbang

Mulyadi, Akademisi Fakultas Pertanian Sains dan Teknologi UPB

Mulyadi, Akademisi Fakultas Pertanian Sains dan Teknologi UPB

Sambas. Keseruan terlihat dalam lima hari penyelenggaraan Festival Durian di Lapangan Sepak Bola, Desa Lumbang, Kabupaten Sambas yang berakhir, Sabtu (28/10/2023).  

Aneka lomba dalam event itu menjadi daya tarik warga setempat dan pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Diantara lomba itu adalah lomba makan durian, pembuatan bubur durian, penyajian olahan durian, pemilihan durian terfavorit, cerdas cermat ibu-ibu dan remaja, serta pemilihan the king of durian.

Festival durian dengan inisiator kegiatan Abdi Kurnianto ini dibuka oleh Bupati Sambas H Satono. Pengunjung ramai menyaksikan berbagai tahapan lomba dan kegiatan itu layak masuk dalam kalender pariwisata Kabupaten Sambas.

Akademisi Fakultas Pertanian Sains dan Teknologi UPB yang juga Ketua Forum Petani Muda Kalbar, Mulyadi menjelaskan festival durian lumbang itu harus masuk kalender wisata karena dapat mendongkrak potensi agrowisata di Kabupaten Sambas.

Baca juga:  Tentara Lukis Mural di PAUD Arrahman

“Kami mengapresiasi inisiator kegiatan beserta seluruh panitia dan Kades Lumbang yang sukses menarik minat warga masyarakat lokal dan luar daerah untuk datang, bahkan dari Malaysia,” kata Mulyadi.

Menurut Mulyadi, kegiatan itu telah mengenalkan kepada masyarakat luar bahwa Desa Lumbang juga memiliki potensi buah durian yang tak kalah dengan daerah lainnya.

Dengan festival tersebut, kata Mulyadi, dapat meningkatkan nilai jual durian sehingga menguntungkan para petaninya. Terpenting adalah menyelamatkan hutan durian yang sangat dekat dengan Ibu Kota Kabupaten Sambas sebagai daerah hijau.

“Bahkan lokasi hutan durian itu menjadi Hutan Kota Kabupaten Sambas yang berfungsi sebagai daerah penyangga pasokan utama oksigen, dan sebagai daerah ekosistem flora dan fauna yang sangat penting,” ujar Mulyadi yang akrab mendapat julukan AbangDesa ini.

Baca juga:  Besurong, Tradisi Adiluhung Melayu Sambas
Produk Olahan

Mulyadi yang datang ke lokasi kegiatan mengaku bangga lantaran tidak hanya dijual buah duriannya saja, namun juga produk olahannya. Durian bisa diolah menjadi produk makanan lain seperti lempok, kue, pizza, dan sebagainya.

“Harapan kami, harga durian saat panen raya yang biasanya jatuh, bisa bertahan,” kata  salah satu pendiri dan Wakil Ketua Geger Tani Sambas ini.

Mulyadi menambahkan cakupan kegiatan tersebut kedepannya harus diperluas untuk mengeksplorasi potensi durian unggul lokal Kabupaten Sambas, serta berbagai produk olahan yang berasal dari buah durian.

“Biji hingga kulit durian masih bisa dijadikan produk turunan, sehingga dapat mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan warga desa,” kata Mulyadi yang juga Caleg Nomor 7 DPR RI Kalbar dari PPP ini.(pt1)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Konferensi pers kinerja Bank Kalbar Tahun 2025 di Aula Bank Kalbar, Selasa (6/12/2026)

Ekonomi

Ekspansi 2026, Bank Kalbar Siapkan Rp600 M Pinjaman Daerah
Business Gathering Bank Kalbar di Jakarta

Ekonomi

Business Gathering Bank Kalbar Dorong UMKM
Presiden Joko Widodo di Pasar Kemuning

Ekonomi

Jokowi Puji Pontianak Kendalikan Inflasi
Pasar murah imlek

Ekonomi

Pasar Murah Mempawah Jelang Imlek 2574
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyerahkan simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM.

Ekonomi

Maman Beri Kabar Gembira Bagi Pelaku UMKM
Capture peserta Pelatihan Jurnalistik Aparatur Desa Section 1 Kabupaten Sambas.

Ekonomi

Potensi Ekonomi Desa di Kabupaten Sambas Melimpah
TOP 20 UMKM Petani Kopi Terbaik Indonesia Binaan Bank Indonesia bersama-sama dengan Team Bank Indonesia, Yayasan KAPPI, dan Coffee Lab 5758.

Ekonomi

Kopi Liberika Kayong Utara Tembus Pasar Premium Dunia
Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar

Ekonomi

Ekonomi Nasional Belum Stabil, Bank Kalbar Berkinerja Positif
error: Content is protected !!