Home / Ekonomi

Kamis, 17 November 2022 - 13:25 WIB

PLN Dukung UMKM Kalimantan Barat

Penyerahan sertifikasi halal kepada para pelaku UMKM saat kunjungan Staf Ahli Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting

Penyerahan sertifikasi halal kepada para pelaku UMKM saat kunjungan Staf Ahli Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting

Sintang. Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting mengapresiasi PLN dalam mendorong peningkatan UMKM Kalimantan Barat.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi PLN UID Kalbar yang telah mendukung perkembangan usaha pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sintang dan Sekadau,” kata Loto saat kunjungan kerja ke Rumah BUMN (RB) Sintang binaan PLN UID Kalbar, Rabu, (16/11/2022).

Loto Srinaita Ginting menyampaikan rasa bangganya karena beberapa UMKM binaan PLN telah masuk aplikasi pasar digital. Produk-produk yang dihasilkan UMKM binaan PLN UID Kalbar cukup beragam dan menggambarkan khas kultur Bumi Khatulistiwa.

“Saya berharap seluruh pelaku UMKM terus bersemangat dan tetap produktif mengikuti berbagai program pemberdayaan yang diadakan di Rumah BUMN,” imbuh Loto Srinaita.

Baca juga:  Hingga 13 April 2025, KUR Kalbar Tembus Rp844 Miliar

Ia menuturkan, peran BUMN bertujuan menumbuhkembangkan usaha para pelaku UMKM di Kalbar, untuk itu diperlukan sinergisitas dan kolaborasi antar BUMN yang ada di Kalimantan Barat.

Sertifikat Halal

Pada kesempatan itu, Loto menyerahkan 10 sertifikasi halal untuk UMKM di RB Sintang dan 15 sertifikasi halal untuk UMKM di RB Sekadau.

Penyerahan sertifikasi halal dari LPPOM MUI Kalbar tersebut diharapkan dapat meningkatkan optimisme serta rasa percaya diri bagi pelaku UMKM untuk masuk ke pasar digital, serta mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Secara terpisah, General Manager PLN UID Kalbar, Mochamad Soffin Hadi mengatakan, RB Sintang dan RB Sekadau masing-masing membina sekitar 200 pelaku UMKM.

Baca juga:  5 Program Bank Kalbar Dorong Ekonomi Lokal

Di Rumah BUMN Sintang ada 40 UMKM yang aktif dengan jenis usaha kuliner dan handy craft, sementara di RB Sekadau memiliki 30 pelaku UMKM aktif dengan jenis usaha kuliner.

Keberadaan Rumah BUMN merupakan wujud kehadiran pemerintah melalui BUMN untuk mendorong tumbuh kembangnya pelaku UMKM.

“Kami berharap, dukungan yang diberikan lewat rumah BUMN dengan berbagai program pembinaan dan pemberdayaan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Soffin.

Diakuinya, pemberian sertifikasi halal kepada UMKM binaan PLN UID Kalbar merupakan salah satu upaya PLN menaikkan kelas UMKM, sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Kami berharap pelaku UMKM dapat meningkatkan produktivitas, serta melibatkan masyarakat berpartisipasi menggunakan produk UMKM, dan bangga terhadap buatan Indonesia,” pungkas Soffin. (edo/rls)

Share :

Baca Juga

Kunjungan Pj Gubernur Kalbar, Harisson di Perbatasan Entikong

Ekonomi

Bank Kalbar Dorong Ekonomi Perbatasan
Penyerahan sertifikat ISO Sistem Manajemen Kepatuhan dan perpanjangan sertifikat ISO Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Selasa (21/10/2025).

Ekonomi

Bank Kalbar Terima Sertifikat ISO Manajemen Kepatuhan dan Perpanjangan ISO SMAP
Bupati Sambas H Satono berdialog dengan warga Pemangkat dalam Gerakan Pangan Murah (GPM).

Ekonomi

Pasar Murah Beras 5 Kg di Pemangkat Diserbu Warga
Peresmian Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak

Ekonomi

Terminal Kijing Solusi Pelabuhan Pontianak
MIC UMKM Singkawang

Ekonomi

MIC di Singkawang Sasar 60 Pelaku UMKM
ABIM

Ekonomi

Sekjen ABIM Kagum Petani Milenial Sambas
Hari Kekayaan Intelektual Sedunia

Ekonomi

Yasonna: Potensi Besar Perempuan Milenial
Konjen RI Kuching di stand Taste of Asia

Ekonomi

Produk UMKM Sambas Tampil Menarik di Taste of Asia
error: Content is protected !!