Home / Edukasi

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 21:17 WIB

Jurnalisme Warga Segera Diatur Dewan Pers

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI Pusat, Firdaus menyerahkan dokumen nama-nama perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI kepada Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra, Jumat (12/8/2022).

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI Pusat, Firdaus menyerahkan dokumen nama-nama perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI kepada Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra, Jumat (12/8/2022).

Jakarta. Jurnalisme warga atau citizen journalism semakin berkembang dan berperan sebagai media alternatif. Dewan Pers akan menyiapkan formula khusus layaknya jurnalis.

“Citizen journalism bisa menjadi afiliator kita sehingga bisa diberikan perlindungan. Yang penting mereka dapat melakukan liputan layaknya jurnalis profesional. Tingggal kita siapkan formulanya,” kata Ketua Dewan Pers Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra, Jumat (12/8/2022).

Pernyataan Azyumardi itu dikemukakan dalam pertemuan Dewan Pers bersama delegasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Gedung Dewan Pers.

Baca juga:  POM Protes Beduk Singkawang Dibuang

Dari beberapa kasus memang menunjukkan eksistensi jurnalisme warga dapat menyaingi jurnalis profesional pada platform media seperti media cetak maupun media elektronik, termasuk media online. Dengan pesatnya perkembangan citizen journalism di Indonesia, Dewan Pers terbuka untuk menyikapinya.

Sementara itu, anggota Dewan Pers yang hadir dalam audensi SMSI itu, Asmono Wikan menambahkan, pihaknya menyambut positif kehadiran SMSI dalam membantu mensukseskan pendataan dan verifikasi  media di Dewan Pers. Termasuk juga, menyambut SMSI yang turut mensukseskan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Baca juga:  Hanura Singkawang Umrohkan Marbot Masjid

 “Karena dengan UKW yang berkesinambungan, maka kompetensi wartawan benar-benar diuji,  supaya dapat memastikan kehidupan ekosistem pers yang berkualitas dan bermartabat,” ujarnya.

Dikatakan Asmono, kompetensi dan profesionalisme wartawan juga, akan menciptakan iklim demokrasi yang lebih sehat. Demokrasi yang sehat akan medorong lahirnya diskursus sosial, budaya, dan ekonomi yang sehat pula di tengah-tengah publik. “Maka pers benar-benar dapat bekerja untuk mencerahkan masyarakat,” katanya. (kr/rls)

Share :

Baca Juga

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dan Bupati Sambas H Satono.

Edukasi

Bupati Sambas Bertemu Mensos Urus Sekolah Rakyat
Anjangsana MKGR ke Panti Tunanetra

Edukasi

MKGR Kalbar Anjangsana ke Pondok Tunanetra
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar merespons positif apel siaga kebangsaan generasi Z

Edukasi

Dikbud Respons Positif Apel Siaga Generasi Z
pontianak-times.co.id

Edukasi

Beda Pemahaman Tentang Isra Mikraj (2)
Prajurit TNI mengajar anak-anak perbatasan Kalbar-Malaysia

Edukasi

Prajurit TNI Perbatasan Jadi Tenaga Pengajar Tambahan
Akhmad Munir, Ketua Umum PWI Pusat Periode 2025-2030.

Edukasi

OKK PWI Kalbar Tegaskan Rekonsiliasi dan Profesionalisme
Pembukaan MIC di Singkawang

Edukasi

Kain Bintang Raya Singkawang Masuk KI
Alat Pengering Ikan

Edukasi

Nelayan Pulau Kabung Sasaran PKM UMP
error: Content is protected !!