Home / Sport

Rabu, 2 September 2026 - 21:17 WIB

Andalan Indonesia Richie Duta Richardo Melangkah ke 16 Besar

Richie Duta Richardo, pebulutangkis tunggal putra yang menjadi andalan Indonesia di ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters (PPIM) 2026.

Richie Duta Richardo, pebulutangkis tunggal putra yang menjadi andalan Indonesia di ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters (PPIM) 2026.

PONTIANAK – Para pemain Indonesia menghadapi persaingan ketat pada Polytron Pontianak Indonesia Masters (PPIM) 2026. Salah satu pebulutangkis yang jadi sorotan adalah Richie Duta Richardo.

Memasuki hari kedua, sejumlah wakil Merah Putih mampu melanjutkan perjuangan. Turnamen BWF World Tour Super 100 yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, 1–6 September 2026, menjadi tantangan baru bagi para pemain Indonesia setelah sebelumnya tampil pada Polytron Pontianak International Challenge 2026.

Level turnamen yang lebih tinggi membuat persaingan perebutan gelar dan poin ranking BWF semakin ketat. Richie Duta Richardo, pemain tunggal putra Indonesia itu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Polytron Pontianak International Challenge 2026.

Richie kemudian melanjutkan momentum tersebut di Indonesia Masters. Ia mengalahkan wakil Chinese Taipei, Chiang Tzu Chieh, pada babak 32 besar dan kemudian menundukkan sesama pemain Indonesia, Prahdiska Bagas Shujiwo, dengan skor 19-21, 21-16, 21-11 untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Perjalanan Richie menjadi salah satu cerita penting kontingen Indonesia. Gelar di International Challenge membuatnya langsung menghadapi tantangan lebih besar pada level Super 100.

Baca juga:  Dejan-Apriyani Akhirnya ke Final Bulutangkis PPIC 2026
Langkah GintingTerhenti

Berbeda dengan Richie, langkah Anthony Sinisuka Ginting harus berhenti lebih awal. Ginting kalah dari wakil Chinese Taipei, Cheng Ju-Sheng, pada babak 32 besar, Rabu (2/9/2026). Pemain Indonesia peringkat 47 dunia itu menyerah dua gim langsung 15-21, 17-21 kepada Cheng yang berada di peringkat 98 dunia.

Ginting mengakui tidak mampu menemukan ritme permainan terbaik. Ia juga menyebut kondisi kabut asap yang menyelimuti Pontianak terasa saat pertandingan berlangsung.

Kekalahan Ginting menjadi salah satu kejutan pada hari kedua. Statusnya sebagai pemain berpengalaman tidak cukup untuk menghentikan Cheng yang tampil lebih konsisten sepanjang pertandingan.

Selain Richie, perjuangan pemain Indonesia juga terlihat pada sektor ganda dan tunggal putri. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berhasil melaju setelah mengalahkan wakil Singapura, Lee Xin Yi Megan, dengan skor 21-17, 21-5.

Sementara itu, Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti turut menjaga peluang Indonesia pada sektor ganda campuran. Mereka mengalahkan pasangan Chinese Taipei Sheng-Ming Lin/Liang Ching Sun dengan skor 21-14, 21-15.

Baca juga:  Terpuruk di Set Awal, Ayu/Vica Bangkit dan Melaju ke 16 Besar PPIC 2026

Sebelumnya, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran juga membuka perjalanan dengan kemenangan atas pasangan India Sathish Kumar Karunakaran/Ashwini Ponnappa dengan skor 21-14, 21-13.

Persaingan pemain Indonesia tidak berhenti pada nama-nama tersebut. Kontingen Merah Putih masih memiliki sejumlah wakil yang akan berusaha menjaga peluang hingga babak-babak selanjutnya.

Daya Tarik

Kehadiran para pemain Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton Pontianak. Apalagi, turnamen ini hadir hanya beberapa hari setelah International Challenge yang menghasilkan tiga gelar bagi Indonesia, yakni melalui Richie Duta Richardo, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, serta Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan.

Indonesia Masters 2026 pun menjadi ujian berikutnya bagi para pemain tersebut. Jika International Challenge menjadi panggung untuk membangun momentum, level Super 100 menjadi arena untuk membuktikan kemampuan menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

Perjuangan para pemain Indonesia masih berlanjut hingga 6 September. Dukungan publik Pontianak menjadi modal tambahan bagi wakil Merah Putih untuk mempertahankan peluang Indonesia dalam perebutan gelar di kandang sendiri.[jek]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Juara Voli BTS 2022

Sport

Ini Para Juara Voli Bless This Sport 2022
Selebrasi Timnas Inggris usai memenangkan pertandingan melawan Denmark dengan skor 2-1 di Stadion Wembley, London, Kamis (8/7/2021). Foto: uefa.com

Sport

Nasib Apes Denmark Akibat Gol Bunuh Diri
Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi memberikan motivasi kepada Jonathan Prizi dalam mengikuti seleksi tim pelajar U-15 Kemenpora, Jumat (2/7/2021)

Sport

Atlet Sepakbola Sambas Masuk Seleksi U-15
Wendri Ketua KONI Mempawah

Sport

PB Sultan Cup 2023 Dongkrak Atlet Berbakat
Atlet Anggar andalan Bank Kalbar

Sport

Bank Kalbar Kirim Atlet Andalan di PON XXI
Nobar Piala Dunia 2022

Sport

Nobar Meriah Piala Dunia Ala Burhanuddin
Tim Persipon (1984). Atas kiri – Yahya Busrah, Muslihudin, Koko Sunarto, Octavianus, Wan Anwari, Rustamansyah, Prabasa Anantatur, Adiwarna. Jogkok kiri – Natan Andreas, Wiilson, Yopi Rahupati, Mustamsil Idris, Eka Dharma, Arifin, Mariso. (foto: Repro jerseypersipon)

Sport

Mengenang Elang Khatulistiwa Squad Persipon Generasi 80-an
Bola Voli Kalbar

Sport

Brimob A Polda Kalbar Juara Bola Voli HUT Bhayangkara 76
error: Content is protected !!