Home / Edukasi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Mengajar di SD Gunung Susu

ersonel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Kewilayahan RI-PNG Yonif 645/Gardatama Yudha (Gty) Pos Napua mengajar di SD Negeri Gunung Susu,

ersonel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Kewilayahan RI-PNG Yonif 645/Gardatama Yudha (Gty) Pos Napua mengajar di SD Negeri Gunung Susu,

JAYAWIJAYA – Personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Kewilayahan RI-PNG Yonif 645/Gardatama Yudha (Gty) Pos Napua mengajar di SD Negeri Gunung Susu, Jalan Wamena-Kimbim, Kecamatan Ubikasi, Kabupaten Jayawijaya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya personel infanteri dari Saing Rambi Sambas yang bertugas di Pos Napua, mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Upaya ini sekaligus memberikan motivasi belajar dan wawasan kebangsaan.

Komandan Kompi Tempur (Dankipur) 1 Kapten Inf. Haris, Sabtu (8/8/2026) menjelaskan kegiatan tenaga pendidik atau gadik tersebut dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa sekaligus menanamkan kecintaan terhadap tanah air.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kami mendekatkan diri kepada anak-anak murid dan memberikan wawasan kepada mereka untuk meningkatkan minat belajar dan wawasan kebangsaan agar tetap cinta Tanah Air Indonesia,” ujar Haris.

Baca juga:  Pemkab Bengkayang Dukung Biara dan TK di Monterado

Dalam kegiatan tersebut, personel Pos Napua memberikan materi wawasan kebangsaan, berhitung, bernyanyi, serta berbagai aktivitas pembelajaran lainnya.

Kehadiran personel Satgas mendapat sambutan positif dari kepala sekolah dan para guru SD Negeri Gunung Susu. Para siswa juga terlihat antusias mengikuti pembelajaran bersama anggota Pos Napua.

Selain memberikan pembelajaran, personel Satgas membagikan makanan ringan, buku, dan kotak pensil kepada para siswa. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian sekaligus untuk mendorong semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan belajar.

Haris berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar dan mengejar cita-cita mereka.

Baca juga:  Koramil Pontianak Selatan Gelar Nobar Piala Dunia 2026

“Harapan kami agar menambah minat dan motivasi anak-anak tersebut untuk belajar guna bisa mengejar cita-cita yang diinginkan. Kami juga memberikan sedikit rezeki kepada mereka berupa snack, buku dan kotak pensil. Maka dari itu mereka sangat senang dan bersemangat,” katanya.

Personel Pos Napua juga memberikan pesan kepada para siswa agar rajin belajar serta menghormati, mematuhi, dan menaati guru di sekolah.

Kegiatan tenaga pendidik tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Satgas Pamtas Yonif 645/Gty di tengah masyarakat melalui pendekatan pendidikan dan pembinaan generasi muda di wilayah perbatasan.

Penulis: Tim Satukata I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Peringatan Isra Mikraj

Edukasi

Peringatan Isra Mikraj di Masjid Alkaromah
Peserta Diklat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (DIKLATPIM) 2025, 22–23 Agustus 2025 di Kampung Inggris, Singkawang.

Edukasi

PGRI Singkawang Gelar Diklat Kepemimpinan
Pelepasan Tukik atau anak Penyu terbanyak se-Indonesia di Tanjung Api tercatat sukses dan terbanyak se-Indonesia, Sabtu (15/11/2025).

Edukasi

Pelepasan Tukik Terbanyak di Tanjung Api
Prajurit TNI mengajar anak-anak perbatasan Kalbar-Malaysia

Edukasi

Prajurit TNI Perbatasan Jadi Tenaga Pengajar Tambahan
Sulhan anak nelayan asal Jawai Kabupaten Sambas

Edukasi

Anak Nelayan Asal Sambas Diwisuda Menteri
Anjangsana MKGR ke Panti Tunanetra

Edukasi

MKGR Kalbar Anjangsana ke Pondok Tunanetra
Ketua MUI Kabupaten Sambas H Sumar'in memimpin salat ghaib dan doa bersama jajaran Polres Sambas.

Edukasi

Ikhtiar Spiritual Jaga Kondusivitas Negeri
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) akan menggelar Diskusi Nasional pada Selasa (28/10/2025) di Kantor Pusat SMSI, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat.

Edukasi

Diskusi Nasional SMSI Kupas Tuntas Media Baru dan UU ITE
error: Content is protected !!