Home / Infrastruktur

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:45 WIB

Jembatan Putus, DPRD Sambas Desak BWS Bangun Penahan Ombak

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Sehan A Rahman, di lokasi jembatan Dusun Matang Putus, Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Jumat (9/1/2026).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Sehan A Rahman, di lokasi jembatan Dusun Matang Putus, Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Jumat (9/1/2026).

Sambas – Kondisi infrastruktur di pesisir Kabupaten Sambas kian memprihatinkan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Sehan A. Rahman, menegaskan perlunya langkah cepat dari pemerintah pusat untuk menangani ancaman abrasi yang menggerus Jembatan Dusun Matang Putus, Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh.

Penegasan tersebut disampaikan Sehan saat meninjau langsung lokasi jembatan yang terdampak hantaman ombak ekstrem. Menurutnya, kerusakan ini tidak bisa lagi ditangani dengan skala daerah, melainkan memerlukan intervensi serius melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sehan menjelaskan fenomena pasang air laut yang disertai ombak besar merupakan siklus tahunan yang melanda pesisir Kecamatan Paloh, terutama pada periode akhir tahun hingga awal tahun.

“Kondisi pasang laut disertai ombak ini terjadi setiap tahunnya. Kami sangat berharap ada tindak lanjut nyata dari pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk pembangunan penahan ombak di Pantai Matang Danau,” ujar Sehan, Jumat (9/1/2026).

Baca juga:  Prabasa Respons Protes Jalan Sintete

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, angin kencang dan gelombang tinggi yang terus menerus terjadi mengakibatkan laju abrasi semakin tak terkendali. Jika dibiarkan, Jembatan Matang Putus yang menjadi akses vital warga terancam putus total.

Menanti Realisasi APBN 2026

Mengingat besarnya estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk membangun tanggul pemecah ombak (breakwater), Sehan menekankan pentingnya kucuran dana APBN. Ia optimis pembangunan ini bisa terealisasi pada tahun anggaran 2026, merujuk pada kunjungan lapangan yang sebelumnya dilakukan oleh otoritas terkait.

Baca juga:  Korban Kedua Pantai JS Resort Temajuk Ditemukan Meninggal Dunia

“Mudah-mudahan tahun 2026 ini ada tindak lanjut dari pemerintah pusat. Sebelumnya, lokasi ini sudah ditinjau oleh Staf Khusus Kementerian Infrastruktur Kewilayahan. Kami menunggu realisasinya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sehan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sambas untuk terus proaktif mengawal usulan ini ke tingkat pusat. Ia menegaskan bahwa perjuangan untuk mengamankan pesisir Matang Danau harus menjadi prioritas demi keselamatan infrastruktur dan pemukiman warga.

“Kondisi abrasi ini tidak bisa dibiarkan karena setiap tahun daratan terus tergerus. Ini harus diperjuangkan melalui Dinas PUPR ke pemerintah pusat. Semoga tahun 2026 tanggul abrasi bisa segera dibangun,” tutupnya.[edo]

Editor: Kisra Ramadani | Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Penyerahan Bantuan Mersah Jokowi

Infrastruktur

Merawat Mersah Jokowi di Bener Meriah
Direktur PDAM Tirta Raya

Infrastruktur

PDAM Tirta Raya Maksimalkan Pelayanan
Brigade Pangan Kabupaten Sambas

Infrastruktur

Brigade Pangan Sambas Terima Bantuan Alsintan
Bupati Sambas, H. Satono, menerima kunjungan kerja Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, Rabu (4/3/2026) di Ruang Kerja Bupati Sambas.

Infrastruktur

Pemkab Sambas dan BNPP Pacu Realisasi PLBN Temajuk
Titik Nol Khatulistiwa di Bontang Kalimantan Timur

Infrastruktur

Jalur Trans Kalimantan Tanpa Rest Area
Poktan KPH Desa Tri Mandayan

Infrastruktur

Poktan KPH Tri Mandayan Buat Kanal Cegah Karhutla
Seminar Kapuas Raya

Infrastruktur

Ini Rencana Pertahanan Negara di Kalbar
Satgas Pamtas Ypnkav 12 BC memperbaiki jalan rusak bersama masyarakat

Infrastruktur

Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Perbaiki Jalan Rusak
error: Content is protected !!