Kubu Raya. Tak berapa lama lagi, Kabupaten Kubu Raya (KKR) segera memiliki Rumah Sakit Umum Daerah Tuan Besar Syarif Idrus (RSUD TBSI) yang representatif.
Tahun 2025 ini, KKR telah menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kemenkes senilai lebih dari Rp170 miliar. Dari dana itu, Rp150 miliar untuk pembangunan fisik dan sarana. Sisanya Rp20 miliar untuk melengkapi alat-alat kesehatan.
Sujiwo, Bupati KKR menargetkan pembangunan pengembangan RSUD TBSI yag terletak di Kecamatan Rasau Jaya ini selesai pada 15 Desember 2025.
“Tanggal 15 Desember ini harus sudah serah terima kepada pemerintah kabupaten. Sejak saat itu pula wajib operasional dan fungsional,” kata Sujiwo, Selasa (16/9/2025) usai rapat evaluasi bersama direktur rumah sakit, pihak PLN dan kontraktor pelaksana.
Sujiwo mewanti-wanti agar pembangunannnya berkualitas agar masyarakat sebagai penerima manfaat, tidak menjadi korban.
Demikian pula daya dukung kelistrikan. Sujiwo meminta PLN segera menyiapkan gardu untuk menunjang operasional rumah sakit.
Melalui pembangunan tersebut, RSUD TBSI diharapkan Sujiwo menjadi naik tipe dan dapat mengkatkan mutu pelayanan kesehatan. “Masyarakat harus terlayani dengan baik,” ujar Sujiwo.
Dari pihak kotraktor pelaksana pembangunan Waskita Karya, progres pembangunan RSUD TBSI telah mencapai 34 persen pada minggu ke-26 pekerjaan.
Asep Ahmad Saefullah Direktur RSUD TBSI berharap rumah sakit tersebut naik tipe pada 2026. Konsekuensinya ditopang tenaga kesehatan dan fasilitas yang modern.[ks]
Update Berita, ikuti Google News


















