Home / Peristiwa

Sabtu, 26 Juli 2025 - 19:37 WIB

61 Santri dan Guru Alfurqon Tebas Sungai Keracunan Makanan

Santri dan guru Pondok Pesantren Alfurqon Tebas Sugai korban keracunan makanan dirawat di Puskesmas Tebas.

Santri dan guru Pondok Pesantren Alfurqon Tebas Sugai korban keracunan makanan dirawat di Puskesmas Tebas.

Sambas. Sebanyak 61 santri dan guru Pondok Pesantren Alfurqon Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas megalami keracunan makanan.

Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kapolsek Tebas IPTU Mulyadi Jaya menjelaskan kejadian itu pada Rabu, 23 Juli 2025, sekitar pukul 12.00 WIB.

“Korban merupakan santri dan santriwati beserta guru Ponpes Al-Furqon, sebanyak 61 orang yang terdiri dari 23 laki-laki dan 38 perempuan,” kata Mulyadi.

Rincian korban terdiri dari 21 orang santri, 37 santriwati, 2 guru laki-laki dan 1 orang guru perempuan. Para korban dirawat di Puskesmas Tebas, da satu orang dibawa ke RSUD Sambas.

Baca juga:  Ramadan Momentum Perkuat Etos Kerja Jujur

Penyebab keracunan makanan, korban santri dan santriwati di pondok pesantren Alfurqon mengambil makan siang yang disiapkan oleh juru masak di pondok pesantren.

“Menu makanan berupa nasi putih, sayur timun yang dimasak kuah, dan ikan tongkol goreng. Setelah selesai memakan makanan, beberapa santri dan santriwati mengeluhkan gatal di bagian mulut dan tenggorokan, ruam merah pada kulit kepala, pusing, dan muntah,” ujarnya.

Pihak Polsek Tebas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti keracunan makanan ttersebut

Baca juga:  Bangunan Mangkrak RS Untan Terbakar

Adapun tindakan yang telah dilakukan seperti mengambil sampel sisa makanan yang belum habis dikonsumsi korban, melakukan olah TKP bersama dengan unit Identifikasi Polres Sambas dan memeriksa 2 orang yang memasak makanan dan pengajar yang menjadi salah satu korban keracunan makanan.

Ia menambahkan sampel makanan yang diambil kemudian dibawa ke Dinkes Sambas untuk dilakukan uji laboratorium. Hingga saat ini, Polsek Tebas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa saksi-saksi.(jay)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Perahu Nelayan di Sungai Pinyuh Mempawah

Peristiwa

Cuaca Ekstrem, Nelayan Enggan Melaut
Kasat Reskrim Polres Sambas

Peristiwa

Geger Jasad Membusuk di Rumah Kosong
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban terakhir dari persitiwa tenggelamnya perahu di Hulu Sungai Ketapang

Peristiwa

Korban Terakhir Perahu Tenggelam Ditemukan
KTT G20

Peristiwa

17 Kepala Negara Dipastikan Hadir KTT G20
Mobil Honda CR-V bernomor polisi KB 6706 BS yang setelah menabrak korban, Senin (6/10/2025) pagi.

Peristiwa

CR-V Pecah Ban di Sungai Pinyuh, Satu Tewas Lima Luka
Pertemuan Bupati Mempawah Erlina dan Wabup Juli Suryadi serta Forkorpimda dengan jajaran Pemerintahan Desa Bumbun dan Desa Amawang, Kecamatan Sadaniang. Selasa 7 Oktober 2025

Peristiwa

Pemkab Mempawah Mediasi Konflik Warga dengan PT AHAL
Kucing yang ditembak Brigjen NA

Peristiwa

Panglima TNI Usut Jendral Pembunuh Kucing
Ratusan warga Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, menggelar aksi damai menuntut perbaikan layanan listrik, Jumat (3/10/2025).

Peristiwa

Warga Marau Gelar Aksi Damai, Tuntut PLN Tumbang Titi
error: Content is protected !!