Home / Edukasi

Kamis, 13 Oktober 2022 - 14:14 WIB

13 Oktober Hari Tanpa Bra Sedunia

ilustrasi cegah kanker payudara

ilustrasi cegah kanker payudara

Hari ini 13 Oktober 2022. Setiap tanggal 13 selalu diperingati sebagai hari tanpa bra sedunia. Bra di Indonesia juga dikenal dengan sebutan BH. Ada apa dengan hari ini?

Di hari tanpa BH (Breast Holder) ini, semua wanita disarankan tidak menggunakan BH yang diyakini menjadi salah satu penyebab kanker payudara mematikan. BH tertentu memang bisa menjadi penyebab kanker tersebut, namun selebihnya adalah mitos belaka.

Hari tanpa bra ini patut dicermati sebagai kampanye kesadaran bagi para wanita agar menjaga kesehatan organ yang vital tersebut. Payudara merupakan bagian tubuh yang berfungsi untuk memproduksi Air Susu Ibu (ASI) dan meningkatkan gairah seksual. Organ tubuh ini terbentuk dari kumpulan jaringan, kelenjar, saraf, dan pembuluh darah.

Nah, jika payudara tidak dijaga kesehatannya maka berpotensi terjadi kanker yang ditandai dengan sel-sel pada jaringan tersebut tumbuh tidak terkendali. Kanker payudara bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus) atau di saluran (duktus) yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara.

Baca juga:  Petani Melawi Sukses Budidaya Padi Inpari 32 di Lahan Gambut

Hari tanpa bra sedunia atau No Bra Day ini lebih kepada kampanye untuk para wanita agar peduli dan lebih menyayangi organ pentingnya itu. Kampanye ini juga sekaligus upaya pendeteksian dini kanker payudara dan cara mencegahnya.

Laman resmi Kementerian Kesehatan RI memberikan informasi bahwa kanker payudara menduduki tingkat pertama dengan kasus kanker yang paling banyak menjangkiti masyarakat Indonesia. Kanker payudara juga penyumbang kematian pertama akibat kanker.

Sekitar 43 persen kematian karena kanker ini bisa ditangani apabila pasien secara rutin memeriksa secara berkala dan menghindari faktor risiko penyebab kanker seperti mengonsumsi alkohol dan merokok.

Melepas bra bisa mempertrimbangkan waktu dan memang ada manfaatnya dari sisi medis. Misalnya saja dapat memperlancar aliran darah. Ketika tidur bahkan disarankan melepas bra.

Sejarah No Bra Day

Peringatan hari tanpa BH berawal dari tanda pagar (tagar) di sosial media dari seorang wanita dengan nama samaran Anastasia Donuts dalam situs pribadinya. Cuitan itu dimulai ketika muncul saat Hari Breast Reconstruction – An Event of Learning and Sharing pada 19 Oktober 2011.

Baca juga:  Pengering Ikan Hybrid Solusi Nelayan Pulau Kabung

Selanjutnya, Dr Mitchell Brown di Toronto, Kanada mempopulerkan gerakan itu sekaligus menguatkan semangat para wanita yang tengah menjalani operasi pengangkatan payudara. Kampanye kesadaran itu kemudian semakin kuat dalam mencegah bahaya kanker payudara.

Sayangnya, peringatan Hari Tanpa Bra ini di beberapa negara seperti di Amerika dan Eropa kerap disalahgunakan.  Di negara-negara bebas, khususnya Amerika dan Eropa, masyarakatnya menjadikan momen tersebut sebagai ajang pornografi.

Sangat wajar jika kerap menuai kontroversi lantaran tidak sesuai tujuan awalnya. Khusus peringatan lainnya soal kanker payudara saat ini kerap diperingati setiap 26 Oktober yang biasa disebut Hari Kanker Payudara Sedunia. (dwi)

Share :

Baca Juga

Calvin Sapta Wijaya

Edukasi

Calvin, Siswa Jago TOEIC se-Indonesia
PKBM Award untuk kategori instansi peduli pendidikan nonformal, Senin (21/4/2026) di Pendopo Gubernur.

Edukasi

Kajati Kalbar Emilwan Jadi Bapak Asuh PKBM
Perpustakaan Terapung

Edukasi

Perpustakaan Terapung Tengguli, Sarana Wisata dan Edukasi
Aluni SUPM Pontianak

Edukasi

Alumni SUPM Meradang, BRSDM Siap Mediasi
Ilustrasi RevolusiPeradaban

Edukasi

Revolusi Peradaban dan Tantangan ChatGPT
Bagi Takjil

Edukasi

PMII Komisariat STAIM Bagi Takjil
Pemateri Ramadhan (tengah), bersama anggota Menwa dan Calon Menwa STAI Mempawah, Jumat 19 September 2025.

Edukasi

Diksar Calon Anggota Menwa STAI Mempawah
Penanaman 500 pohon jenis tanaman hutan dan buah-buahan di Kawasan Hutan Riam Bukit Raya, Desa Sambora Toho Kabupaten Mempawah, Minggu (14/12/2025).

Edukasi

Tanam 500 Pohon Selamatkan Hutan Riam Bukit Raya
error: Content is protected !!