Home / Peristiwa

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 17:39 WIB

Singkawang Lumpuh Total Dihajar Banjir

Ssalah satu kemdaraan roda empat di Kota Singkawang yang nekat menerjang banjir, Sabtu (27/8/2022)

Ssalah satu kemdaraan roda empat di Kota Singkawang yang nekat menerjang banjir, Sabtu (27/8/2022)

Singkawang. Kurang tertatanya drainase dan curah hujan yang tinggi menyebabkan mayoritas lokasi di Kota Singkawang dilanda banjir, Sabtu (27/8/2022).

“Aktivitas terhenti, mayoritas ruas jalan di dalam kota terendam banjir hingga 20 sentimeter. Singkawang lumpuh total,” kata Dharma, Warga Kota Singkawang.

Menurut Dharma, banjir dimungkinkan oleh kurang terkelolanya sistem drainase di Kota Singkawang. Ditambah lagi dengan kondisi curah hujan yang tinggi. “Sejak pagi hari hujan mengguyur Singkawang hingga sore ini belum reda,” ujar Dharma.

Jalan Pasir panjang air membeludak deras, Jalan Kalimantan, Pasar Beringin, termasuk jalan protokol semuanya terendam air. Banjir juga dirasakan di banyak sarana vital seperti rumah sakit, sekolah-sekolah dan layanan umum lainnya.

Baca juga:  30 Armada Siap Angkut Mudik Gratis Presisi

Beberapa kendaraan roda dua dan empat yang hendak menuju Singkawang juga tertahan dan menyebabkan antrean panjang. Arus lalulintas dari Jalan Saliung hingga Pangeran Dipeonegoro belum terurai hingga sore hari. Kondisi ini semakin parah lantaran memasuki hari libur.

Dido Sanjaya, Anggota DPRD Kota Singkawang mengungkapkan keprihatiannnya dengan kondisi banjir saat ini. “Miris melihat kotaku hari ini, sebentar saja hujan, genangan air dimana-mana  dan banjir mulai melanda,” ujar Dido.

Ia mengharapkan adanya penanganan cepat dan semuanya berkonsentrasi mencari solusi agar di kemudian hari tak terjadi hal seperti ini lagi. “Doakan kami agar tetap amanah serta penuh tanggungjawab menyelesaikan persoalan ini secara bertahap,” ujar Dido dalam unggahan status dan fotonya di akun sosial media.

Baca juga:  Lapas Kelas II B Singkawang Digeledah

Mantan Walikota Singkawang, Awang Ishack turut mengeluarkan pernyataan dengan kondisi banjir Singkawang saat ini. Ia menyoroti soal drainase dan dampak pembangunan yang tidak ramah lingkungan. “Pembangunan hotel dan lain-lain di Jalan Tani yang tadinya sawah seharusnya tidak dikeluarkan ijin kalau mereka tidak membuat parit besar untuk mengalirkan air ke laut,” ujar Awang.

Awang mencontohkan Jalan Tani yang awalnya tidak banjir, sekarang menjadi banjir. “Perlu ada parit setidaknya tiga parit besar, di samping SMP 2, simpang Polres dan Jalan Nagasari,” ujarnya.(rn3)

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, didampingi Kepala BPBD Kabupaten Mempawah, Aswin, meninjau langsung rumah warga yang terdampak angin kencang dan banjir rob di pesisir Pantai Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit, pada Senin (8/12/2025) siang.

Peristiwa

Wabup Mempawah Tinjau Rumah Korban Angin Kencang dan Banjir Rob
Barang bukti sabu-sabu

Peristiwa

Sat Resnarkoba Polres Sambas Tangkap Pengedar Sabu
Presiden Joko Widodo dalam sidang tahunan 17 Agustus 2022

Peristiwa

Jokowi Sampaikan Lima Agenda Besar Bangsa
pontianak-times.co.id

Peristiwa

BCSMF Jaring Aspirasi Media Asia Pasifik
Serah terima jabatan dalam sebuah upacara farawell parade di halaman Mapolres Sambas.

Peristiwa

Tugas Kapolres Sambas Sugiyatmo Berakhir
Pertemuan Bupati Mempawah Erlina dan Wabup Juli Suryadi serta Forkorpimda dengan jajaran Pemerintahan Desa Bumbun dan Desa Amawang, Kecamatan Sadaniang. Selasa 7 Oktober 2025

Peristiwa

Pemkab Mempawah Mediasi Konflik Warga dengan PT AHAL
Kubah Masjid Jakarta Islamic Center

Peristiwa

Kubah Masjid Islamic Center Koja Terbakar
Forum Muslimah Indonesia (Formasi) Kalimantan Barat menggelar Aksi Peduli Palestina di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Pembangunan, Kabupaten Sambas, Sabtu (12/10/2025).

Peristiwa

Formasi Kalbar Gelar Solidaritas Palestina di CFD Jalan Pembangunan Sambas
error: Content is protected !!