Home / Ekonomi

Minggu, 17 September 2023 - 15:53 WIB

Sambas Lumbung Padi Kalimantan Barat

Satono memperlihatkan hasil tanaan panen padi khusus, Sabtu (16/9/2023) di Desa Serunai, Kecamatan Salatiga

Satono memperlihatkan hasil tanaan panen padi khusus, Sabtu (16/9/2023) di Desa Serunai, Kecamatan Salatiga

Sambas. Kabupaten Sambas bisa disebut lumbung padi bagi Provinsi Kalimantan Barat, lantaran memasok 40 persen kebutuhan beras.

Kondisi tersebut didukung oleh 70 persen warga Kabupaten Sambas yang bekerja sebagai petani. Selain itu didukung oleh areal tanam yang mancapai 45,7 persen berdasarkan target tanam se- Kalimantan Barat seluas 349.500 hektar, atau sekitar 160 ribu hektar berada di Kabupaten Sambas.

Dalam hal ketahanan pangan, pemangku kebijakan di kabupaten paling utara Kalbar ini terus menggenjot infrastruktur penunjang agar produktivitas padi meningkat.

“Untuk meningkatkan produktivitas, perlu diperhatikan beberapa sektor seperti irigasi dan benih,” kata Bupati Sambas H Satono saat menghadiri Panen Raya Padi Kelompok Tani (Poktan) Tri Karya, Desa Serunai, Kecamatan Salatiga, Sabtu (16/09/2023).

Terpenting, kata Satono, adalah sektor hilir, yaitu penjualan. Saat ini harga padi sudah mencapai Rp7.000. “Alhamdulillah, ini kabar baik bagi kita semua terutama para petani,” ucap Satono.

Baca juga:  Panen Jagung Serentak Kuartal II Tembus 2,54 Juta Ton

Pada musim tanam ke tiga tahun 2023, panen padi seluas 458 hektar dengan varietas unggul lokal dengan produktivitas mencapai 3,4 ton per hektar Gabah Kering Giling (GKG). “Kabupaten Sambas sebagai penyuplai pangan 40 persen untuk Kalimantan Barat harus kita pertahankan,” kata Satono.

Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) Provinsi Kalbar, Florentinus Anum turut hadir dalam Panen Raya Padi Kelompok Tani (Poktan) Tri Karya, Desa Serunai itu. Ia mengapresiasi petani Kabupaten Sambas yang menjadi penyangga pangan padi Kalimantan Barat.

Surplus

Florentinus meyakini, akhir tahun 2023 akan surplus pangan untuk masyarakat. “Tahun ini kita telah masuk masa tanam ke tiga. Masa tanam pertama menghasilkan 3,2 ton/Ha GKG dan masa tanam kedua sebesar 2,9 ton/Ha GKG,” ucap Florentinus.

Baca juga:  Gal Collection Makin Melejit Disentuh Bank Kalbar

Florentinus mengucapkan terima kasih kepada petani, penyuluh dan kepala desa yang telah melakukan upaya peningkatan produktivitas padi. “Mari kita bersama-sama membangun pangan untuk kesejahteraan kita bersama,” kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Serunai, Susanto mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sambas, serta Kepala OPD yang telah memberikan motivasi bagi masyarakat, khususnya kepada para petani.

Beberapa tahun sebelumnya, Kabupaten Sambas memang unggul dalam hal tanaman padi. Bahkan pernah dipasarkan ke Pulau Natuna di Provinsi Riau Kepulauan setelah terjadi kelebihan produksi dengan tingkat konsumsi penduduk lokal hampir 20 persen.

Beras asal Kabupaten Sambas, terutama beras dari Kecamatan Pemangkat dengan varietas tertentu, juga menjadi bahan baku mi putih yang menjadi andalan puluhan pengusaha di Kota Singkawang.

Penulis: Yanra  I  Editor: R. Rido Ibnu Syahrie

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Hartini dan produk makanan olahan Molila Cookies.

Ekonomi

Dari Oven Rumahan, Nastar Molila Cookies Menembus Pasar Kalbar
Bupati Sambas H Satono memberikan cinderamata kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman pada cara Sarasehan Ekonomi, Jumat (9/5/2025)

Ekonomi

Peluang Pengusaha UMKM Buka Bisnis Tambang
Tisen dan Juliadi bersyukur mendapat bantuan dan pendampingan dari Lazismu Wilayah Kalimantan Barat.

Ekonomi

Sentuhan Lazismu Membuat Tisen Gembira
Grand Opening de Wave Pontianak

Ekonomi

Outlet ke 40 de WAVE Hadir di Pontianak
Baznas

Ekonomi

Baznas Bantu 50 Rumah Tak Layak di Kalbar
Mahasiswa Ilmu Politik dan Direktur Intan Deman Huri serta Dosen Fisipol Universitas Tanjungpura Firdaus usai memberikan kuliah Ekonomi Politik.

Ekonomi

Menggali ‘Emas Hijau’ yang Terlupakan: Tengkawang
DR Muhammad Fahmi saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Sekretariat Bersama (Sekber) Satukata.

Ekonomi

Fahmi Dorong Hilirisasi dan UMKM Masuk Rantai Investasi
Dirut Bank Kalbar Rokidi saat menerima Golden Champion – Excellent Financial Performance in 8 Consecutive Years (2018–2025) pada ajang bergengsi Regional Champion 2026 di Alila Hotel Solo, Surakarta.

Ekonomi

8 Tahun Konsisten, Bank Kalbar Sabet Golden Champion
error: Content is protected !!