Sukadana. Produktif dan Sejahtera di Masa Pensiun menjadi tema pembekalan 105 Aparatur Sipil Negara (ASN)Kayong Utara yang akan memasuki masa pensiun, Rabu (16/7/2027).
Pembekalan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dengan Bank Kalbar, PT Taspen (Persero) Cabang Pontianak, dan Jamkrida Kalbar. Acara digelar di Aula Istana Rakyat, Pendopo Bupati Kayong Utara.
Sebanyak 105 peserta ASN hadir dalam kegiatan ini terdiri dari 45 ASN yang aka purna tugas tahun 2026 dan calon purna tugas tahun 2027 sebanyak 60 orang.
Asisten Administrasi Umum Setda Kayong Utara (Asisten III), Muhammad Oma membuka pembekalan ini. Oma dalam sambutannya megatakan masa pensiun bukanlah akhir pengabdian, melainkan awal fase kehidupan baru yang tetap dapat diisi dengan karya, kebugaran, dan kesejahteraan.
“Masa pensiun seharusnya bukan diisi dengan kekhawatiran, tetapi dengan rencana yang matang agar tetap sehat, mandiri, dan bermanfaat,” ungkap Oma.
Ia menyatakan apresiasi tinggi atas dedikasi dan loyalitas para ASN yang telah mengabdi selama ini kepada masyarakat dan pembangunan daerah. Sesi pembekalan terbagi ke dalam empat pilar utama, yakni perencanaan keuangan, kesehatan fisik, ketahanan spiritual, dan pengembangan kewirausahaan.
PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Pontianak memaparkan hak dan kewajiban peserta Taspen, serta memperkenalkan aplikasi Andal by Taspen yang memudahkan autentikasi dan layanan digital pensiunan.
Produk Bank Kalbar
Bank Kalbar Cabang Sukadana turut memperkenalkan produk perbankan prapensiun seperti Kredit Sehati (Sejahtera Hingga Tua Nanti) dengan skema talangan Tabungan Hari Tua (THT). Produk ini dapat dicairkan maksimal sebesar 75% dari Saldo THT pada saat pengajuan dengan jangka waktu kredit maksimal selama 39 bulan, dan bunga sebesar 0,729% per bulan.
Selain itu terdapat produk KAPUAS Plus dengan skema angsuran step-down, yaitu angsuran menyesuaikan pendapatan pada saat masa aktif dan mengecil pada saat pensiun. Jangka Waktu kredit dapat diberikan maksimal selama 240 bulan. Selain itu disampaikan berbagai layanan tabungan dan deposito yang mendukung kemandirian finansial peserta pensiun.
Wakil Pimpinan Bank Kalbar Cabang Sukadana, Agus Suprianto, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penipuan digital, serta menyarankan ASN untuk Waspada terhadap SMS atau WA dari nomor yang tidak dikenal, dan melakukan konfirmasi langsung ke instansi terkait baik di Taspen ataupun Bank Kalbar.
Layanan Kesehatan
Peserta juga mendapat layanan kesehatan menyeluruh meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, tinggi badan, lingkar perut, hingga kesehatan gigi dan telinga. Seminar kesehatan bertema “Kiat Sehat dan Bugar Menghadapi Masa Pensiun” mengingatkan pentingnya pola hidup seimbang.
Dalam sesi motivasi dan Inspirasi Pensiun Bahagia, Dr Muhammad Fahmi SE MM AkCA CPA memaparkan realitas bahwa hanya 9% pensiunan yang sejahtera secara finansial. Oleh karena itu, penting bagi ASN untuk merencanakan pensiun sejak dini dengan mengatur utang, investasi, dan menjaga kesehatan.
Selanjutnya peserta diberikan siraman rohani dan keseimbangan emosi dengan ceramah keagamaan bertema “Manajemen Stres dan Emosi melalui Nilai Keagamaan” untuk membantu peserta menghadapi perubahan psikologis pasca-pensiun.
Mengakhiri rangkaian kegiatan, peserta melakukan kunjungan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kayong Utara untuk melihat langsung praktik budi daya ikan air tawar seperti lele sebagai inspirasi peluang usaha pasca pensiun.
Mewakili Panitia Kegiatan, Tuti Rahmayanti SE ME menyampaikan kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi, namun juga membangun kesiapan mental, finansial, dan spiritual peserta. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata lintas lembaga demi meningkatkan kualitas hidup para ASN bahkan setelah masa tugas formalnya selesai.
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama mitra perbankan dan lembaga keuangan daerah memberikan landasan kuat bagi para abdi negara untuk menghadapi masa pensiun dengan optimisme dan semangat baru.[biz]
Update Berita, ikuti Google News


















