Home / Ekonomi

Selasa, 9 Agustus 2022 - 13:42 WIB

Presiden Persilakan Usul Ganti Nama Kijing

Presiden Joko Widodo menandatangani prasasti Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Mempawah, Selasa (9/8/2022)

Presiden Joko Widodo menandatangani prasasti Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Mempawah, Selasa (9/8/2022)

Pontianak. Presiden RI Joko Widodo mempersilakan usulan ganti nama Pelabuhan Kijing atau Tanjungpura diajukan kepada pemerintah pusat.

“Nama pelabuhan ini diubah atau berbeda, silakan diajukan ke pemerintah pusat (presiden). Seluruh aspirasi yang ada, akan kita tampung. Tetapi hari ini telah kita resmikan,” kata Joko Widodo, Selasa (9/8/2022) pada acara peresmian Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Mempawah, Kalimantan Barat.

Jokowi hadir ke Kalimantan Barat ditemani Ibu Negara Iriana. Hadir dalam peresmian tersebut para undangan, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua Komisi V DPR-RI beserta anggotanya, jajaran Pelindo II, Gubernur Kalbar, Wagub, Forkopimda, jajaran Pelindo II, dan kalangan pimpinan BUMN.

Baca juga:  PPATK Blokir Rekening, Nasabah Bank Kalbar Aman

Pernyataan presiden soal perubahan nama itu setelah merespons usulan pergantian nama Pelabuhan Kijing menjadi Pelabuhan Tanjungpura. Hal ini telah memantik perseteruan warga bernama Maman Suratman dengan Gubernur Kalbar hingga berujung ke pelaporan polisi.

Pengamat Kebijakan Publik, M Chandra Djamaludin menjelaskan pemberian nama Pelabuhan Tanjungpura sudah pas dan tepat. Itu merujuk pada sejarah kerajaan yang berdiri pada abad ke 8-10 M yang pengaruh dan kekuasaannya meliputi hampir seluruh pulau Kalimantan. Ibukotanya bernama Tanjungpuri yang diperkirakan berada di Kabupaten Ketapang saat ini.

Baca juga:  5 Desa di Meliau, Puluhan Tahun Tanpa Listrik

“Pemberian nama yang hanya berdasarkan emosi primodial tanpa berdasarkan konsep pemikiran, mencerminkan masih sempitnya wawasan. Seharusnya mencerminkan semangat, harapan dan manfaat untuk kemajuan,” ujar Chandra.

Menurutnya, nama Pelabuhan Internasional Tanjungpura sangat cocok dan selaras dengan ibukota negara Nusantara yang berada di Provinsi Kalimantan Timur. Pelabuhan ini dicanangkan sebagai pelabuhan kontainer dan curah terbesar di pulau Kalimantan.

“Diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan pulau Kalimantan khususnya Provinsi Kalimantan Barat,” kata Chandra. (rdo)

Share :

Baca Juga

Karyawan Bank Kalbar yang senantiasa siap melayani nasabahnya.

Ekonomi

Surprise! Bank Kalbar Cetak Laba Rp139 Miliar di Triwulan I 2026
Sidak Pasar

Ekonomi

Pemkab Mempawah Sidak Pasar Jelang Lebaran
JNE Goll Aboarsi

Ekonomi

JNE Ajak Optimalisasi Bisnis Online
Ikatan Alumni FEBI IAIN Pontianak

Ekonomi

IKA FEBI IAIN Pontianak Garap Ekonomi Kreatif
Jipremium

Ekonomi

JIPREMIUM 2022 Jembatan Kerjasama Korea dan Indonesia
Taufan Direktur Mito Energi Indonesia

Ekonomi

Mito Energi Buka Kantor Cabang di Kalbar
Pelaku Usaha dan Pencipta KI Kalbar

Ekonomi

Kemenkumham Kalbar Boyong Pelaku Usaha dan Pencipta KI
Rochma Hidayati, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Barat.

Ekonomi

Belajar dari Kasus WPONE, Kenali Ciri-ciri Investasi Bodong
error: Content is protected !!