Home / Edukasi

Minggu, 28 September 2025 - 20:10 WIB

Pesta Literasi Indonesia 2025 Hadir di Pontianak

Diskusi Panel yang menandai Pesta Literasi bertajuk Cerita Khatulistiwa, Minggu (28/9/2025) di Rumah Radakng, Pontianak.

Diskusi Panel yang menandai Pesta Literasi bertajuk Cerita Khatulistiwa, Minggu (28/9/2025) di Rumah Radakng, Pontianak.

Pontianak. Gramedia berkolaborasi dengan komunitas Suara Literasi Membara menggelar Pesta Literasi Indonesia 2025, Minggu (28/9/2025) di Rumah Radakng, Pontianak.

Acara bertajuk Cerita Khulistiwa ini terbuka untuk umum, bertujuan mendukung semangat literasi di Pontianak, serta menyebarluaskan pesan positif kepada masyarakat.

Para pengunjung terlihat antusias hadir di lokasi untuk mengikuti kegiatan mulai dari bazar Semesta Buku hingga diskusi panel bertajuk “Kata-Kata dari Garis Tengah Bumi” dan sejumlah event lainnya.

Dskusi panel menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Hadir tiga narasumber yang berprofesi sebagai penulis. Mereka adalah M Aan Mansyur, Cicilia Oday, dan Abroorza Ahmad Yusra. Narasumber lainnya, Adi Ekatama, Direktur Publishing & Education Gramedia. Tampil sebagai moderator, Afiyah Sephi Marshanda.

Baca juga:  8 Bupati Terima Dwija Praja Nugraha 2022

Pesta Literasi semakin seru denga diselenggarakanya lomba mewarnai untuk siswa kelas 1 hingga 3 SD. Dilanjutkan dengan pemutaran film pendek ‘Tak Ada Yang Gila di Kota Ini’ dan film pendek ‘Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan’

Berlanjut dengan apresiasi sastra yang menghadirkan seni tutur Tundang dari SMPN 22 Pontianak, serta tarian Sanggar Seni Bougenville dan Sanggar Andari.

Sebagai penutup, acara ini dimeriahkan dengan penampilan musik dari Manjakani, untuk menghadirkan pengalaman yang tak hanya inspiratif, tetapi juga membekas di hati para pengunjung.

Baca juga:  Gramedia Gelar Semesta Buku 2025 di Pontianak

Adi Ekatama, salah seorang narasumber diskusi panel mengatakan kesenangannya dalam keaktifan komunitas buku di Kota Pontianak. Ia menyatakan pendapatnya dalam memajukan dunia literasi di Indonesia.

“Untuk memajukan dunia literasi di Indonesia itu harus bersama-sama, tidak bisa sendirian.  Kami dari Gramedia selalu membuka diri untuk berkolaborasi dengan banyak pihak termasuk penulis, pemerintah, dan lain-lain,” kata Adi Ekatama.

Penulis: Kisra Ramadani I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Prajurit TNI mengajar anak-anak perbatasan Kalbar-Malaysia

Edukasi

Prajurit TNI Perbatasan Jadi Tenaga Pengajar Tambahan
Harlah KKSS 47

Edukasi

Harlah KKSS 47 Segera Gelar Aksi Sosial dan Event
Yessy Anggota DPR RI

Edukasi

Komisi IV DPR Desak Oknum SUPM Ditindak
Norsan berfoto bersama siswa Sekolah Rakyat usai berdialog.

Edukasi

Gubernur Ria Norsan Tinjau Sekolah Rakyat Rintisan Jalan BLKI
Lyer kegiatan seminar internasional dan upgrading dai Parmusi Provnsi Kalimantan Barat.

Edukasi

Parmusi Kalbar Segera Gelar Seminar Internasional dan Upgrading Dai
Profil Kehati

Edukasi

Jaga Ekosistem, Pemprov Kalbar Susun Profil Kehati
pontianak-times.co.id

Edukasi

Lebih Mudah Tunaikan Zakat di Era Digital
Pembudidayaan padi Inpari 32 di lahan gambut, Desa Batu Nata, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi.

Edukasi

Petani Melawi Sukses Budidaya Padi Inpari 32 di Lahan Gambut
error: Content is protected !!