Home / Edukasi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:27 WIB

Munawar Sampaikan Maaf kepada Civitas Akademika IAIN Pontianak

Munawar (kiri) saat bertandang ke dapur redaksi pontianak times, Jumat (17/10/2025) menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi.

Munawar (kiri) saat bertandang ke dapur redaksi pontianak times, Jumat (17/10/2025) menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi.

Pontianak. Dr Munawar MSi, menyampaikan permohonan maaf kepada civitas akademika salah seorang dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Jumat (17/10/2025).

Permohonan maaf sekaligus klarifikasi Munawar terkait dengan pernyataannya hampir tiga tahun yang lalu, saat proses seleksi calon Rektor (IAIN) Pontianak, Selasa (21/6/2022) di Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Saya dengan ini menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi secara terbuka kepada bapak Rektor IAIN Pontianak atas pernyataan pada waktu penyampaian visi misi calon rektor IAIN Pontianak,” kata Munawar.

Dalam penyampaian visi misinya di hadapan penguji Kemenag RI, Munawar secara gamblang menyebut IAIN Pontianak telah mempertontonkan politik balas dendam dan arogansi kekuasaan yang mengutamakan etnis dan golongan tertentu.

Baca juga:  Ini Potensi Perusak Pemilu Serentak 2024

“Saya tidak mengira statement tersebut berdampak pada kepemimpinan dan kewibawaan pimpinan IAIN. Oleh karena itu, sekali lagi saya meminta maaf sebesar besarnya dan tidak akan mengulang kembali perbuatan tersebut,” ujar Munawar yang sedang melakukan proses menjadi guru besar di institusi pendidikan tersebut.

Dengan pernyataan maaf itu, kata Munawar, dirinya sekaligus melakukan klarifikasi sesuai dengan Pasal 7 huruf a, Pasal 8 huruf c, dan Pasal 10 huruf c Peraturan Meteri Agama Nomor 12 Tahun 2019 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku PNS Kemenag.

Munawar juga menarik pernyataan diksi ‘balas dendam dan arogansi’ yang ditemukan pada paragraf ke-sepuluh dalam berita yang dimuat pontianak times berjudul 10 Calon Rektor IAIN Pontianak Adu Visi Misi.

Baca juga:  Mempawah Juara Umum MTQ XXX Kalbar
Calon Rektor

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 10 orang calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak memaparkan visi dan misi di hadapan penguji dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama (Kemenag) RI, Selasa (21/6/2022).

Kesepuluh calon tersebut adalah Dr Fachrurazi SAg MM, Dr Fitri Sukmawati SPsi MPsi, Prof Dr Ibrahim MA, Dr Ichsan Iqbal SE MM, Dr Misdah SAg, MPd, Dr Munawar MSi, Dr Patmawati SAg MAg, Dr Syarif SAg MA, Prof Dr Zaenuddin Sag, dan DR Abdul Mukti SAg MA. “Alhamdulillah baru selesai tahap seleksi di tingkat Kemenag RI,” ujar Munawar kala itu.

Penulis: Kisra Ramadani  I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

pesantren ramadan

Edukasi

Pesantren Ramadan Masjid Attaqwa Mempawah
tabligh akbar maulid

Edukasi

Ayo Ikuti Tabligh Akbar di Mujahidin
Peserta workshop yang digelar Gemawan berfoto bersama usai pelatihan kepemimpinan perempuan muda untuk menjaga hutan dan ketangguhan iklim di Desa Menua Sadap, Kabupaten Kapuas Hulu.

Edukasi

Gemawan Latih Perempuan Muda Kapuas Hulu Jaga Iklim
pontianak-times.co.id

Edukasi

Terawan Menebar Kebaikan Metode Cuci Otak
Pengukuhan Paskibraka Tahun 2022

Edukasi

Apa Bedanya Paskibra dan Paskibraka?
pontianak-times.co.id

Edukasi

83 Pekerjaan Hilang Ditelan Trans Digital
Poltesa

Edukasi

Perusahaan Jepang Berkunjung ke Poltesa
Sihono HT

Edukasi

Kritik untuk Dewan Pers dan Kemenkominfo
error: Content is protected !!