Home / Edukasi

Kamis, 23 Juni 2022 - 21:23 WIB

Munawar Masuk 3 Besar Calon Rektor IAIN Pontianak

Dr Munawar MSi akademisi IAIN Pontianak yang memiliki mas pengabdian dan pengalaman, lolos seleksi 3 besar Calon Rektor IAIN Pontianak

Dr Munawar MSi akademisi IAIN Pontianak yang memiliki mas pengabdian dan pengalaman, lolos seleksi 3 besar Calon Rektor IAIN Pontianak

Pontianak. Kementerian Agama (Kemenag) RI menggodok 10 nama calon rektor Institute Agama Islam (IAIN) Pontianak hingga muncul 3 nama. Mereka adalah Dr Syarif SAg MA, Dr Munawar MSi dan Dr Misdah SAg.

Di Kemenag RI, para calon rektor itu melalui tahapan tes uji kompetensi dengan mempertahankan visi mosi masing-masing. “Alhamdulillah, saya lolos seleksi dan masuk tiga besar. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Munawar dihubungi pontianak-times.co.id, Kamis (23/6/2022).

Munawar yang memiliki masa pengabdian 30 tahun lebih di perguruan tinggi tersebut menuturkan, dirinya akan menumpahkan segenap daya upaya untuk kemaslahatan IAIN Pontianak.

“Ini kesempatan dari pengabdian terakhir saya di IAIN. Jika saya terpilih, akan menyatukan segenap potensi dan merangkul berbagai kalangan tanpa sekat apapun,” ujar Munawar.

Baca juga:  Jaksa Belum Ekspos Kasus Tower IAIN Pontianak

Dukungan publik kepada Munawar untuk menduduki tampuk rektor terus mengalir. Dukungan itu antara lain dari Ketua Perhimpunan Sambas Nusantara (PSN), Ir Jumadi MT.

“Sudah saatnya IAIN Pontianak dipimpin oleh akademisi murni yang ikhlas mengabdi. Selain itu tidak memiliki resistensi terhadap persoalan eksternal terutama masalah hukum. Dari kalangan internal juga mendapat dukungan,” ujar Jumadi.

Kriteria tersebut, ujar Jumadi, ada pada diri Munawar. Jika dilihat dari keilmuan dan lamanya mengabdi, juga memenuhi syarat. “Beliau bisa menjadi jembatan berbagai generasi untuk kemajuan IAIN Pontianak,” kata Jumadi.

Ditempat terpisah, Julbi Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Pontianak menjelaskan apapun keputusan pusat, maka pihaknya akan menerima.

“Tentunya memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Rektor yang nanti terpilih diharapkan mampu mendengar aspirasi mahasiswa,” kata Julbi.

Baca juga:  Bank Kalbar Salurkan 29 Hewan Kurban Sapi

Menurut dia, DEMA dalam hal pencalonan rektor tersebut tidak memiliki kapasitas untuk intervensi. “Yang jelas, kami menginginkan rektor yang mimpuni karena IAIN Pontianak ini kan satu-satunya di Kalbar,” ujar Julbi mengakhiri.

Sebelumnya, sebanyak 10 orang calon Rektor IAIN Pontianak memaparkan visi dan misi di hadapan penguji dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kemenag RI, Selasa (21/6/2022).

Kesepuluh calon tersebut adalah Dr Fachrurazi SAg MM, Dr Fitri Sukmawati SPsi MPsi, Prof Dr Ibrahim MA, Dr Ichsan Iqbal SE MM, Dr Misdah SAg, MPd, Dr Munawar MSi, Dr Patmawati SAg MAg, Dr Syarif SAg MA, Prof Dr Zaenuddin Sag, dan DR Abdul Mukti SAg MA.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie

Share :

Baca Juga

Kru Digitalic

Edukasi

Digitalic, Teknik Jitu Strategi Digital
IKM Mempawah

Edukasi

Ikatan Keluarga Minang Mempawah Buka Puasa Bersama
Penyerahan santunan

Edukasi

Fraksi Golkar DPRD Kalbar Peduli Panti Asuhan
Direktur dan Dosesn Poltesa bersama Pengurus Baznas Kabupaten Sambas dan Pengurus UPZ Masjid Wilayah Kecamatan Sambas, Rabu (20/8/2025) usai pelatihan.

Edukasi

Poltesa Serahkan Aplikasi Zakat Berbasis Digital untuk UPZ
Rian dan Marhapida

Edukasi

Dua Mahasiswa Poltesa Magang ke Australia
Foto bersama kegiatan sosialisasi paham Radikalisme di Aula SMKN 1 Pemangkat, Senin (12/1/2026).

Edukasi

KMKS Gelar Sosialisasi Paham Radikalisme
Bupati Mempawah, Erlina menerima piala juara umum di MTQ XXXIII Kapuas Hulu 2025.

Edukasi

Mempawah Pertahankan Juara Umum MTQ Kalbar, Cetak Rekor Tujuh Kali Beruntun
Mural TMMD

Edukasi

Tentara Lukis Mural di PAUD Arrahman
error: Content is protected !!