Home / Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Kredit Tembus Rp18 Triliun, Bank Kalbar Perkuat Dana Murah

Kantor Utama Bank Kalbar di Jalan Rahadi Usman Pontianak.

Kantor Utama Bank Kalbar di Jalan Rahadi Usman Pontianak.

PONTIANAK – Bank Kalbar membukukan kredit dan pembiayaan Rp18,09 triliun hingga September 2026, tumbuh 4,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di tengah ekspansi bisnis, bank ini juga mencatat laba Rp397,55 miliar dan rasio dana murah atau CASA sebesar 70,16 persen.

Capaian tersebut menunjukkan tiga fokus utama Bank Kalbar hingga Triwulan III 2026, yakni memperluas penyaluran kredit, meningkatkan profitabilitas, dan memperkuat struktur pendanaan agar bisnis tumbuh secara berkelanjutan.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan pertumbuhan bisnis perlu berjalan seiring dengan efisiensi pendanaan dan pengelolaan risiko. Karena itu, perusahaan tidak hanya mengejar peningkatan kredit, tetapi juga menjaga kualitas aset dan memperkuat struktur dana.

“Pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kualitas aset dan efisiensi pendanaan. Karena itu, Bank Kalbar tidak hanya berfokus pada peningkatan penyaluran kredit, tetapi juga memperkuat struktur dana dan menjaga prinsip kehati-hatian agar kinerja dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” demikian pesan dalam bahan keterangan perusahaan.

Baca juga:  Bank Kalbar Memaksimalkan Layanan Nasabah

Dari sisi penyaluran dana, kredit dan pembiayaan Bank Kalbar meningkat dari Rp17,23 triliun pada September 2025 menjadi Rp18,09 triliun pada September 2026. Secara tahunan, pertumbuhannya mencapai 4,99 persen.

Peningkatan kredit tersebut berjalan beriringan dengan pertumbuhan laba. Bank Kalbar membukukan laba Rp397,55 miliar pada September 2026, naik 2,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Bank Kalbar juga memperkuat Current Account Saving Account (CASA), yaitu dana yang bersumber dari giro dan tabungan. Hingga September 2026, rasio CASA tercatat sebesar 70,16 persen.

Penguatan CASA menjadi strategi untuk memperbesar porsi dana berbiaya relatif rendah sekaligus meningkatkan efisiensi pendanaan. Struktur dana yang lebih efisien diharapkan memberi ruang bagi bank untuk mendukung ekspansi bisnis dan menjaga daya saing.

“Penguatan CASA menjadi salah satu prioritas kami. Kami ingin membangun struktur pendanaan yang semakin sehat dan efisien, sehingga Bank Kalbar dapat terus meningkatkan daya saing dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujar Rokidi.

Baca juga:  HUT ke-62, Bank Kalbar Khitanan Gratis 153 Anak
Penyaluran Kredit

Di tengah pertumbuhan tersebut, Bank Kalbar tetap memantau risiko penyaluran kredit. Pada September 2026, rasio Non-Performing Loan (NPL) net tercatat 0,86 persen, sedangkan NPL gross sebesar 2,35 persen.

Kedua indikator itu menjadi bagian dari pemantauan kualitas aset dan pengelolaan risiko agar ekspansi kredit tetap berjalan secara terukur. Namun, untuk menilai tren kualitas kredit secara lebih menyeluruh, diperlukan data pembanding dari periode sebelumnya.

Rokidi menegaskan, keberlanjutan bisnis tidak hanya ditentukan oleh besarnya penyaluran kredit atau laba, tetapi juga kemampuan bank menjaga kepercayaan masyarakat, mengelola risiko, dan menghadirkan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Dengan capaian hingga September 2026, Bank Kalbar melanjutkan strategi pertumbuhan melalui penguatan kredit dan pembiayaan, peningkatan efisiensi pendanaan, serta pengelolaan kualitas aset. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat daya saing bank sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Kalimantan Barat.[biz]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Penghargaan Bank Kalbar di akhir tahun 2024

Ekonomi

Tutup Tahun 2024, Dua Penghargaan Bergengsi Disabet Bank Kalbar
Kunjungan Pj Gubernur Kalbar, Harisson di Perbatasan Entikong

Ekonomi

Bank Kalbar Dorong Ekonomi Perbatasan
Penghargaan Bank Kalbar

Ekonomi

Kerja Keras Tim, Bank Kalbar Sabet 2 Penghargaan
Bupati Sambas H Satono dan Gubernur Kalbar H Ria Norsan bersama Dirut Bank Kalbar Rokidi menghadiri pasar murah di Kabupaten Sambas.

Ekonomi

Seribu Paket Sembako Murah, Norsan dan Satono Turun Langsung
Monev Bank Kalbar bersama Kanwil Dirjen Perbendaharaan Kalbar.

Ekonomi

Bank Kalbar dan DJPb Monev KUR Tepat Sasaran
Fini Yulita, owner Laa Fine Donat di Jalan Tanjung Raya 2, Komplek Mutiara Saigon Pontianak

Ekonomi

Donat Bulat Melesat Cepat Berkat Bank Kalbar
pontianak-times.co.id

Ekonomi

Ekspor CPO Sawit Dibuka Setelah 26 Hari
Askara Coffee&Eatery

Ekonomi

Askara Manfaatkan Kredit Mudah Bank Kalbar
error: Content is protected !!