Home / Birokrasi

Kamis, 13 Januari 2022 - 17:16 WIB

Akhirnya Harisson Jadi Sekda Kalbar

Harisson, sekretaris daerah definitif Provinsi Kalimantan Barat dilantik, Jumat (14/1/2022). Foto: dokumen jurnalis

Harisson, sekretaris daerah definitif Provinsi Kalimantan Barat dilantik, Jumat (14/1/2022). Foto: dokumen jurnalis

Pontianak Setelah melewati beberapa tahapan, akhirnya Harisson diangkat menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat. Ia akan dilantik, Jumat (14/1/2022) pukul 08.30 di Balai Petitih Kantor Gubernur.

“Kami diperintahkan untuk membuat dan menyebar undangan untuk acara pelantikan. Yang melantik adalah Gubernur Kalbar,” kata Ani Sofian, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalbar kepada pontianak-times.co.id, Kamis (13/1/2022).

Menurut Sofian, pelantikan dilakukan secara hibrid. Gubernur beserta Ketua Tim Penggerak PKK, para Kepala Dinas, dan Badan hadir langsung di ruang pelantikan. Sedangkan sisanya mengikuti secara daring atau virtual.

Seperti diketahui, terpilihnya Harisson ini diawali dengan Open Bidding yang dilakukan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, diketuai Prof Dr Kamarullah. Tim seleksi yang bebas intervensi ini menggodok nama-nama yang ikut seleksi untuk mengisi kekosongan setelah pejabat sebelumnya, AL Leysandri pensiun.

Baca juga:  Kanwil Kumham Kalbar Gelar Vaksinasi Booster

Pada 30 Agustus 2021, sebanyak tujuh nama lolos seleksi. Mereka adalah lain Alexander Rombonang (Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Kalbar), Bintoro (Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak), dan Florentinus Anum (Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar).

Selain itu, Harisson (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar), Ignatius IK (Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar), Syarif Kamaruzzaman (Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalbar, dan Vinsensius (Sekretaris Daerah Kabupaten Landak).

Tujuh nama nama tersebut dianggap telah menyelesaikan tahapan administrasi, penulisan makalah, kompetensi, wawancara, dan track record calon. Dari jumlah tersebut, panitia seleksi menetapkan tiga orang berdasarkan perankingan nilai dan diusulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dari KASN kemudian diusulkan ke Presiden melalui Mendagri yang selanjutnya meneruskan ke Seskab.

Baca juga:  IAIS Sambas Wisuda 227 Mahasiswa

Kemudian terdapat tiga nama yang mengerucut. Mereka adalah Harisson nilai 87,97, Syarif Kamaruzaman nilai total 87,63 dan Ignasius IK yang mengantongi nilai 86,21. Menjelang penantian tahap akhir itu, nama Harisson terseret soal pengadaan ambulance infeksius yang cukup menghebohkan. Namun akhirnya dari tiga nama ini selanjutnya keluar Surat Keputusan (SK) Sekda Definitif untuk Harisson.

  • Penulis : R. Rido Ibnu Syahrie

Share :

Baca Juga

Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU para kepala daerah se-Kalbar bersama Kepala Badan Gizi Nasional.

Birokrasi

Pemkab dan Pemkot se-Kalbar MoU Makan Bergizi Gratis
Diskusi Reformasi Birokrasi

Birokrasi

Kumham Kalbar Tingkatkan Reformasi Birokrasi
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo pimpin Sertijab sejumlah personel di Polres Sambas

Birokrasi

Kapolres Sambas Rombak Personel Penting
Kepala Dusun Mekar Jaya, Desa Antibar, Tantowi Yahya.

Birokrasi

Tantowi Yahya Gugat Kinerja Diskominfo Mempawah
Bupati, Wakil Bupati Sambas dan Ketua DPRD Kabupaten Sambas pada sidang paripurna, Kamis (7/1/2021)

Birokrasi

Dewan Sambas Siapkan 3 Pansus Bahas 5 Raperda
Bupati Sambas H Satono duduk di deretan depan mengikuti pelatihan khusus Lemhanas dan Kemendagri.

Birokrasi

Satono Dilatih Khusus Bersama 24 Kepala Daerah Se-Indonesia
Ir H Prabasa Anantatur MH, Koordinator Komisi I DPRD Provinsi Kalbar.

Birokrasi

DPRD Kalbar Segera Keluarkan Rekomendasi Soal 2 Pulau
Buket Bunga Matahari Prabowo

Birokrasi

Buket Bunga Matahari untuk Prabowo
error: Content is protected !!