Home / Peristiwa

Kamis, 8 Desember 2022 - 03:29 WIB

Agus Pelaku Bom Bunuh Diri Astana Anyar

Plang nama Polsek Astana Anyar Polrestabes , Bandung, Jawa Barat. Foto: capture polri tv

Plang nama Polsek Astana Anyar Polrestabes , Bandung, Jawa Barat. Foto: capture polri tv

Jakarta. Pihak kepolisan mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri Polsek Astana Anyar Bandung adalah Agus Sujarno (34).

“Dari hasil pemeriksaan sidik jari dan face recognition (pengenalan wajah melalui biometrik, red), identik menyebutkan bahwa identitas pelaku adalah Agus Sujarno,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Rabu (7/1/2/2022).

Menurut Kapolri, Agus pernah ditangkap dalam kasus bom Cicendo atau kasus bom panci pada 2017 lalu. Pelaku menjalani persidangan dan dihukum empat tahun penjara. Pada September 2021 telah bebas. “Kegiatan yang bersangkutan kita ikuti,” ujar Listyo.

Pelaku, kata Listyo, terafiliasi dengan kelompok JAT (Jamaah Ansharut Tauhid) Jawa Barat. “Saat ini tentunya kita terus melakukan pendalaman terkait dengan proses olah TKP,” Kata Listyo.

Dijelaskannya, dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tentunya melakukan proses pencarian terhadap kelompok yang terakhir dengan pelaku. Tim terus bekerja untuk bisa menuntaskan dari peristiwa tersebut.

Merespons peristiwa itu, Kapolri langsung meninjau lokasi kejadian di Polsek Astana Anyar, Ngengseret, Bandung. Kapolri juga mengunjungi para korban yang dirawat di rumah sakit.

Baca juga:  Tim Formatur Rampung Susun Pengurus SMSI Periode 2024-2029

“Di TKP juga kita temukan ada belasan kertas yang bertuliskan penolakan terhadap rancangan KUHP yang baru saja disahkan,” papar Listyo.

Seperti dketahui, pelaku bom bunuh diri menerobos masuk ke areal Polsek Astana Anyar Polrestabes Bandung, Rabu (7/12/2022) pukul 08.20 WIB. Saat itu seluruh personel Polsek sedang melaksanakan apel pagi.

Pelaku masuk ke barisan personel yang sedang apel dan menuju ke dalam bangunan Polsek. Baru tiba di samping ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), tiba-tiba dalam hitungan detik, bom meledak.

Pelaku yang kemudian terdentifikasi bernama Agus bertempat tinggal di kosan Blotan RT7/RW2, Dusun II, Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Jasad Agus tergeletak di sisi pelataran Mapolsek dengan kondisi organ tubuhnya tidak utuh, akibat ledakan.

Tangan kanan dan kaki kiri mulai pangkal paha terputus. Jaraknya organ tubuh korban itu terpental berjauhan hingga lokasi parkir sepeda motor. Sedangkan punggung korban sebelah kiri terlihat berlubang besar akibat daya ledak bom yang dibawanya.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo usai menjenguk para korban di rumah sakit
Korban

Agus meninggal di lokasi kejadian akibat ledakan bom yang dibawanya. Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka dalam peristiwa ini dan dirawat di Rumah Sakit Imanuel Bandung.

Baca juga:  Waduh, Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar

Satu diantaranya korban kritis adalah personel Polsek Astana Anyar bernama Aipda Sofyan, meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.

“Bom bunuh diri mengakibatkan pelaku meninggal dunia dan ada 11 orang lain terdiri dari 10 anggota dan satu orang masyarakat yang mengalami luka-luka. Baru saja tadi kita mendapatkan informasi satu anggota yang dalam keadaan kritis, telah meninggal,” kata Kapolri.

Kapolri mengucapkan bela sungkawa untuk para korban. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan ketabahan.

Ia menegaskan kepada seluruh personel untuk menuntaskan secara maksimal melalui kerja tim. “Seluruh tim dan Satgas sudah saya perintahkan untuk semuanya bergerak,” kata Listyo. (rdo)

Share :

Baca Juga

Sertijab pejabat utama Polda Kalbar dan Kapolres

Peristiwa

Sertijab Pejabat Polda Kalbar dan 8 Polres
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. DR. Ir. Dadan Hindayana didampingi Bupati Sambas H. Satono, S. Sos. I. MH meninjau SPPG Desa Semangau, Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas

Peristiwa

Kepala BGN Puji Kualitas Dapur MBG di Perbatasan Sambas
Kurban sapi DPD Nasdem Sambas

Peristiwa

DPD Nasdem Sambas Kurban 2 Ekor Sapi
Banjir Singkawang

Peristiwa

Singkawang Lumpuh Total Dihajar Banjir
Santri dan guru Pondok Pesantren Alfurqon Tebas Sugai korban keracunan makanan dirawat di Puskesmas Tebas.

Peristiwa

61 Santri dan Guru Alfurqon Tebas Sungai Keracunan Makanan
Karhutla Desa Pasir

Peristiwa

100 Hektar Lahan Terbakar di Desa Pasir
perkumpulan semperiuk bersatu

Peristiwa

Semperiuk Bersatu Rutin Bagikan Bantuan
Momen walikota singkawang mengamuk

Peristiwa

Rangkuman Wako Tjhai Chui Mie Mengamuk
error: Content is protected !!