Home / Edukasi

Rabu, 9 Oktober 2024 - 22:45 WIB

Empat Mahasiswa Norwegia Belajar ke Desa Sekabuk

Empat mahasiswa dari Norwegian University of Science And Technology bersama rombongan di Kantor Desa Sekabuk, Mempawah.

Empat mahasiswa dari Norwegian University of Science And Technology bersama rombongan di Kantor Desa Sekabuk, Mempawah.

Mempawah. Empat mahasiswa dari Norwegia belajar ke Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (8/10/2024).

Keempat mahasiswa itu dari Norwegian University of Science and Technology yang sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Mereka adalah Karoline, Marte, Tora, dan Tonje.

Kedatangan mereka didampingi Ryani dan Dr Nanang Indra Kurniawan dari UGM, serta Uray Kusumajaya dan Lani Ardiansyah dari Gemawan.

Kepala Desa Sekabuk, Timanggong serta Masyarakat Desa Sekabuk menyambut kehadiran tamu tersebut di kantor desa. Rombongan selanjutnya melihat alat tangkap ikan tradisional bernama Meheng yang berada di Kawasan Perhutanan Sosial Desa Sekabuk.

“Tujuannya kami datang ke desa sekabuk untuk belajar tentang bagaimana budaya dan juga kehidupan masyarakat adat, khususnya di daerah sini,” kata Karoline, salah seorang mahasiswa Norwegia yang memperdalam soal Inovasi dan Pembangunan Berkelanjutan.

Baca juga:  SDSJ Besutan KBM, Ikhtiar Memperkuat Kapasitas Desa

Setelah melihat serta berdiskusi langsung bersama masyarakat yang hidup berdampingan dengan hutan dan sungai, Karoline mengungkapkan dirinya sangat tertarik dengan kondisi masyarakat Desa Sekabuk dari sisi historis, sejarah dan budaya.

“Mereka (masyarakat) bisa hidup berdampingan dengan hutan dan sungai. Bahkan menjadikan itu sebagai salahsatu penopang utama kehidupan mereka,” ujar Karolin.

Karolin sebelumnya sudah pernah ke Asia dan pernah hidup di Banglades. Di Indonesia, apalagi ke Kalimantan adalah yang pertama kalinya.

“Jadi mungkin secara kehidupan berbeda, mungkin kesamaannya sungai punya peran yang signifikan buat negara-negara tersebut,” ujarnya.

Karolin beserta rekan-rekannya merasa senang dan bersyukur memiliki kesempatan bisa berkunjung ke Desa Sekabuk. “Komunitasnya sangat terbuka dan kami akan menyebarkan pesan itu kepada orang-orang di luar sana, dan pastinya di Norwegia,” ujarnya.

Baca juga:  Ajakan Salat Gerhana Bulan Malam Ini
Menyenangkan

Senada dengan rekannya, Marte mengaku sangat senang bisa menginjakkan kaki di kawasan perhutanan sosial desa sekabuk, setelah melalui perjalanan yang sangat bergelombang, tetapi menyenangkan.

“Kami juga bisa melihat penangkapan ikan dan juga masyarakat mengelola daerah atau mengontrol hutan di area ini,” kata Marte.

Marte mengaku pengalaman tersebut adalah yang pertama kali dirinya ke Asia, khususnya Kalimantan Barat. “Sangat mengesankan buat saya, karena bisa melihat dan berdialog secara langsung bersama masyarakat yang hidup berdampingan dengan hutan dan sungai,” ujar Marte.(iz)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Edukasi

Besok, Pontianak Gotong Royong Serentak
Masjid Mumtaz Haji Satono di Komplek Sekolah Islam Terpadu Sulthoniyah Sambas Yayasan Rumah Bina Dai Indonesia

Edukasi

Masjid Mumtaz Haji Satono di Komplek Sulthoniyah Diresmikan
Bupati Sambas H Satono melepas CJH Kabupaten Sambas, Rabu (21/5/2025)

Edukasi

309 Calon Jemaah Haji Sambas Berangkat ke Tanah Suci
seminar public speaking

Edukasi

HMJ Keperawatan Singkawang Gelar Seminar Public Speaking
Kejati Kalbar dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalbar gelar baksos serta buka puasa di Pontianak (5/3/2026), guna perkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Edukasi

Kejati Kalbar dan IAD, Baksos Tebar Kebaikan
KKM Universitas PGRI Pontianak

Edukasi

KKM Universitas PGRI Pontianak Sinergis Program Desa
Satono menghadiri Maulid Nabi di Selakau

Edukasi

Satono Ajak Teladani Akhlak Rosulullah
Nasarudin Umar bersama rombongan amirulhaj Indonesia yag bertolak ke Arab Saudi.

Edukasi

Amirulhaj Bertolak ke Arab Saudi Pastikan Layanan Haji Terbaik
error: Content is protected !!