Bengkayang. Nelayan cumi-cumi Pulau Kabung Desa Krimunting Kabupaten Bengkayang menjadi sasaran program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP).
Tim PKM yang digelar selama dua hari, 2-3 September 2022 ini diketuai Dr Doddy Irawan ST MEng, beranggotakan Gunarto, Doddy Irawan, Farida, Raudhatul Fadhilah, Rudi Alfian, Muhammad Fasya, Akmal, Ayu Andira, dan Septian Andika Putra. Keseluruhan tim dari berbagai disiplin ilmu antara lain Teknik Mesin, Pendidikan Kimia, dan Budidaya Perairan
PKM mengarahkan sasaran program untuk mitra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kelompok nelayan cumi-cumi yang terdiri dari sembilan orang. Para nelayan itu mendapatkan pengetahuan tentang diversifikasi produk, pembuatan serta penerapan alat pengering ikan, dan penggunaan media E-commerce sebagai platform informasi produk.
Dari seluruh rangkaian kegiatan ini diserahkan alat pengering ikan tipe hybrid dengan double collector surya dan biomassa kepada nelayan cumi-cumi Pulau. Agar kegiatan yang disupport Kemendikbud DIKTI ini menghasilkan output yang terukur, tim PKM UMP menerapkan 3 tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi.
Tahap persiapan meliputi survey lokasi tempat kegiatan pengabdian, interview bersama mitra dan persiapan alat-alat yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung. Survey ini untuk mengetahui kondisi lingkungan tempat dilaksanakannya program.
Selanjutnya, dilakukan interview atau wawancara untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi. Setelah mengetahui masalah yang dihadapi, selanjutnya mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan selama kegiatan pengabdian berlangsung.
Tahap pelaksanaan yang dilakukan pada program kegiatan pengabdian ini terbagi menjadi 3 kelompok yaitu sosialisasi, pelatihan dan penggunaan Divertering E-commerce. Tahapan tersebut dilakukan dengan pemberian materi oleh tim kepada para nelayan mengenai cara pengolahan ikan teri menjadi produk-produk inovatif.
Produk inovatif itu seperti, rempeyek teri, nugget teri, dan sambal teri. Mitra juga mendapatkan materi tentang packaging dan labeling produk, penggunaan alat pengering, serta menggunakan platform E-commerce sebagai media informasi transaksi mengenai produk-produk yang disediakan oleh mitra.
Dalam melaksanakan kegiatan E-commerce bekerja sama dengan pihak Dinas Lembaga UMKM daerah setempat guna mendapatkan akses jaringan internet sehingga memudahkan mitra dalam melakukan kegiatan E-commerce.
Langkah terakhir dari kegiatan pengabdian ini adalah tahap evaluasi untuk mendapatkan informasi terkait tingkat keberhasilan pelaksanaan program kegiatan pengabdian. Pada tahap ini mitra diberikan pre test dan post test mengenai materi diversifikasi, alat pengering dan E-commerce.(rdo/ump/bagian 1)



















