PONTIANAK – Pipit Rismanto mendapat kepercayaan baru dari Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo untuk menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat.
Bergesernya Pipit tersebut setelah cukup lama menjadi Kapolda Kalbar, selama tiga tahun lebih. Pria kelahiran 30 Desember 1972 ini merupakan alumni Akabri (sekarang Akpol) tahun 1994. Pipit pindah tugas sesuai Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 yang diterbitkan 7 Mei 2026.
Pipit menggantikan pejabat sebelumnya, Rudi Setiawan yang mendapat penugasan khusus sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri. Sedangkan posisi Pipit sebagai Kapolda Kalbar digantikan oleh Alberd Teddy Benhard. Pipit dan Alberd sama-sama berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) karena menempati Kapolda tipe A.
Pada kesempatan rotasi pejabat di tubuh Korps Bhayangkara oleh Kapolri kali ini, terbilang besar-besaran. Betapa tidak. Sebanyak sembilan Kapolda, bergeser. Selain itu sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) juga mengalami mutasi dalam jabatan baru. Total 108 personel.
Dari 108 personel itu ada yang mendapat jabatan baru berupa promosi, pergeseran jabatan, selesai pendidikan, dan masuk masa pensiun. Dari total tersebut, sebanyak 91 personel masuk kategori promosi dan pergeseran jabatan.
Hanya satu Pejabat Utama Mabes Polri yang mendapat penugasan sebagai Kalemdiklat Polri, yakni Komjen Pol RZ Panca Putra. Sedangkan sembilan jabatan Kapolda mengalami pergantian.
Selain Pipit dan Alberd, para Kapolda yang berganti itu adalah Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) yang semula dipimpin Irjen Pol Gatot Tri Suryanta digantikan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara). Gatot selanjutnya dimutasikan sebagai Pati Lemdiklat Polri.
Rotasi juga terjadi di Polda Malut. Brigjen Pol Arif Budiman menggantikan Irjen Pol Waris Agono. Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja menggantikan Irjen Pol Edy Murbowo.
Selain itu, Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid menjadi Kapolda Bengkulu menggantikan Irjen Pol Mardiyono. Di Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol Himawan Bayu menggantikan Irjen Pol Didik Agung Widjanarko. Sedangkan Brigjen Pol Nasri mejadi Kapolda Sulawesi Tengah menggantikan Irjen Pol Endi Sutendi.
Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangan pers mengatakan mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny.
Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times


















