Home / Peristiwa

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:39 WIB

Warga Anjongan Sorot Dugaan Bisnis CPO Ilegal

Aktivitas keluar masuk truk tangki pengangkut CPO kawasan Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Anjungan Melancar, kerap terlihat pada jam-jam tertentu.

Aktivitas keluar masuk truk tangki pengangkut CPO kawasan Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Anjungan Melancar, kerap terlihat pada jam-jam tertentu.

Mempawah. Warga Anjongan Kabupaten Mempawah mencurigai dugaan bisnis CPO (Crude Palm Oil) Ilegal di kawasan Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Anjungan Melancar.

Rusli, warga sekitar kepada media, Kamis (16/10/2025) menyebut kerap melihat aktivitas mencurigakan di sebuah gudang penampungan dan pengolahan minyak mentah kelapa sawit (CPO) di kawasa tersebut.

“Truk tangki pengangkut CPO kerap keluar masuk lokasi tersebut pada jam-jam tertentu. Kegiatan di gudang itu diduga dikelola seorang pria berinisial H, yang sebelumnya pernah tersandung kasus serupa dan sempat ditahan di Polres Mempawah,” kata Rusli.

Menurut Rusli, H diduga kembali menjalankan bisnis sejenis dengan skala yang lebih besar. Setelah keluar dari tahanan, H malah membuka lagi usaha yang sama. Bahkan sekarang sudah ada gudang pengolahannya.

Baca juga:  Ingkar Janji, Warga Segel Lahan Sawit RAP

H yang dikonfirmasi beberapa media, membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan usaha yang dijalankannya saat ini sudah memiliki izin resmi. “Sekarang semua sudah saya urus. Saya memang pernah bermasalah, tapi usaha yang sekarang ini legal,” ungkap H.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada dokumen resmi yang dapat membuktikan klaim tersebut. Kondisi ini membuat masyarakat masih meragukan legalitas aktivitas penampungan dan pengolahan CPO di kawasan tersebut.

Baca juga:  Dumptruck Tabrak 3 Korban di Samping Mapolres Sambas

Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Muhammad Ginting, mengaku telah menerima informasi terkait aktivitas tersebut. “Saya sudah dengar kabarnya, tapi belum sempat turun langsung ke lokasi. Nanti saya koordinasikan dengan anggota untuk memastikan kebenarannya,” ujar Ginting.

Hingga kini, aktivitas di lokasi tersebut masih berlangsung. Warga berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan masyarakat agar kejelasan status usaha itu dapat dipastikan, apakah benar sudah berizin atau masih merupakan kegiatan ilegal yang meresahkan.

Penulis: Rizky Firnanda I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Rumah terduga teroris semparuk

Peristiwa

Densus 88 Ambil Laptop Milik Terduga Teroris Semparuk
DPP LPM Kalbar

Peristiwa

Tudingan Jatah Proyek, DPP LPM Kalbar Desak Darwis
Mayat seorang lelaki yang ditemkan warga di Jembatan Mak Panjit Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas

Peristiwa

Mayat Telungkup di Jembatan Mak Panji Tebas
Olah TKP Kebakaran Pasar Sambas

Peristiwa

Tim Labfor Polda Kalbar Olah TKP Kebakaran 18 Ruko Pasar Sambas
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto

Peristiwa

Waspada, Video Bentrok di Kebun Sawit
pontianak-times.co.id

Peristiwa

Anak TK Kalahkan Perusahaan Sawit Raksasa
Warga dan Kondisi Lokasi Karhutla

Peristiwa

Hujan Deras, Warga Harap Karhutla Berakhir
Mobil city car Nisan March warna putih rusak berat setelah bertabrakan dengan Truk Canter, Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Raya Gersik, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas.

Peristiwa

Nissan March vs Truk Canter, Dua Orang Luka
error: Content is protected !!