Sambas. Seorang warga Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Yanto, menjadi korban penipuan jual beli mesin tempel melalui marketplace Facebook.
Yanto tergiur dengan tawaran mesin tempel Mercury 3,3 PK seharga Rp4 juta. Setelah proses tawar-menawar, Yanto mentransfer uang sebanyak tiga kali kepada penjual yang mengaku bernama Ismail.
Untuk meyakinkan, pelaku sempat melakukan video call, namun kamera langsung dimatikan. “Awalnya dia jual Rp4 juta, lalu saya tawar. Katanya nego ongkir saja dari Kalbar ke Sambas. Saya transfer tiga kali sesuai kesepakatan,” ujar Yanto kepada pontianak times, Rabu (17/9/2025).
Pelaku juga mengaku memiliki toko mesin tempel dan bahkan melibatkan seseorang yang berperan sebagai kurir untuk memperkuat tipu daya.
Yanto yang berniat membeli mesin untuk keperluan kerja justru harus menelan pil pahit. “Niatnya beli mesin untuk kerja, malah ditipu. Baru sadar setelah nunggu di Sekura lalu balik lagi ke Sambas,” katanya.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi Yanto. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada ketika berbelanja lewat media sosial.
“Sebaiknya jangan tergiur harga murah. Kalau bisa, lakukan COD (Cash On Delivery) biar lebih aman,” pesannya.
Yanto berharap pelaku mau mengakui perbuatannya dan mengembalikan uang meski tidak sepenuhnya.
Penulis: Jaynudin I Update Berita, ikuti Google News


















