Home / Ekonomi

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:06 WIB

Polsek Semparuk Tanam Jagung Kuartal I di Desa Seburing

Foto bersama kegiatan tanam jagung kuartal I tahun  2026 di Desa Seburing, Kecamatan Semparuk, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.

Foto bersama kegiatan tanam jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Seburing, Kecamatan Semparuk, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.

Sambas – Polsek Semparuk melaksanakan aksi penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026 di Desa Seburing, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Semparuk, Iptu Rio Fachrihadi, dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari Pemerintah Kecamatan, Pendamping Desa, hingga pengurus BUMDes Jemari.

Penanaman jagung ini dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 10.000 meter persegi (1 hektare). Lahan tersebut merupakan milik pribadi yang pengelolaannya dikerjasamakan dengan BUMDes Jemari Desa Seburing sebagai bentuk kolaborasi nyata antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.

Baca juga:  Sri Buka Lapak Juadah Dibantu KUM Bank Kalbar

Adapun bibit yang dipilih adalah jenis Pertiwi, varietas yang dinilai sangat cocok dengan karakteristik tanah setempat dan memiliki potensi hasil panen yang baik.

Kapolsek Semparuk, Iptu Rio Fachrihadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Penanaman jagung ini adalah wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami ingin memastikan kehadiran Polri memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Iptu Rio.

Ia menambahkan, jagung dipilih karena merupakan komoditas strategis untuk kebutuhan pangan maupun pakan ternak. Dengan memaksimalkan lahan yang ada, ketergantungan terhadap pasokan luar daerah diharapkan dapat berkurang.

Baca juga:  Polsek Semparuk Sukses Panen Jagung Perdana

“Polsek Semparuk akan terus melakukan pendampingan bersama Pemerintah Desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan BUMDes untuk memantau perkembangan tanaman ini hingga masa panen tiba,” tambahnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Semparuk, Lestari Evi Kadarsih. Ia menilai kolaborasi ini menjadi contoh positif bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi pertanian melalui BUMDes.

“Kami sangat mendukung program ini. Pemanfaatan lahan desa yang dikelola BUMDes diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” pungkas Lestari.

Penulis: Jaynuddin | Editor: Kisra Ramadani | Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Ekonomi

HIPMI Dukung RSI Garap Agrobisnis Nilam
Klinik D'Jantari x RS Derma

Ekonomi

Sering Ngompol, Datang Saja ke D’Jantari
osialisasi dan penyerahan KKPD kepada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat BPKAD Kabupaten Ketapang.

Ekonomi

Pemkab Ketapang Gunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah
pontianak-times.co.id

Ekonomi

Tanaman Nilam Potensial untuk Kapuas Hulu
Desain Pasmata (Pasar Malam Tanjungpura).

Ekonomi

Pasmata Segera Ubah Gelapnya Malam di Pasar Tanjungpura Pontianak
Bantuan Beras

Ekonomi

Airlangga Temu Wicara Penerima Bantuan Beras
Syarif Amin Muhammad, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Ekonomi

Syarif Amin Harap Refleksi Akhir Tahun ‘Vitamin’ Pembangunan Kalbar
Penghargaan untuk Bank Kalbar kategori penyaluran kredit UMKM

Ekonomi

Bank Kalbar Sangat Prima dalam Penyaluran Kredit UMKM
error: Content is protected !!