PONTIANAK — Ikatan Alumni Fakultas Teknik (IAFT) Universitas Tanjungpura menggelar Musyawarah Anggota (MUSTA) VIII di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (23/5/2026).
Forum tersebut memilih ketua umum baru IAFT sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan regenerasi alumni Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Dua kandidat bersaing dalam pemilihan itu, yakni Irwan Manik Radja dan Deddy Saputra.
Hasil pemungutan suara menetapkan Irwan Manik Radja sebagai Ketua IAFT periode 2026-2030 setelah meraih 23 suara. Sementara Deddy Saputra memperoleh 18 suara dan satu suara dinyatakan tidak sah dari total 42 suara.
Dalam penyampaian visi dan misinya, Irwan menegaskan komitmennya membangun IAFT yang solid, mandiri, dan menjadi jembatan profesional antara mahasiswa, alumni, dan dunia industri.
Ia menargetkan penguatan database alumni, pembangunan platform jejaring lintas angkatan, serta program mentoring karier dan kewirausahaan bagi lulusan baru melalui kemitraan strategis dengan industri.
Selain itu, Irwan juga menyiapkan sejumlah program kerja, di antaranya digitalisasi data alumni, forum “Ngopi Teknik”, pembentukan program Alumni Care, pengembangan jalur magang dan rekrutmen alumni, hingga program pengabdian masyarakat berbasis keahlian teknik.
Dukungan terhadap Irwan juga datang dari alumni angkatan 1993 yang menilai pengalamannya sebagai mantan Komisioner Bawaslu, dan jejaring lintas sektor menjadi modal penting memimpin organisasi alumni tersebut.
MUSTA VIII IAFT berlangsung dinamis dengan pembahasan arah organisasi dan penguatan peran alumni dalam mendukung pengembangan Fakultas Teknik Untan, termasuk akreditasi internasional dan target Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).
Forum itu juga menegaskan pentingnya kolaborasi alumni dalam memperkuat solidaritas, regenerasi, serta kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan pembangunan di Kalimantan Barat.
Penulis: Khairul Rahman I Google News Pontianak Times


















