PONTIANAK – Persaingan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 menyelesaikan babak perempat final, Jumat (4/9/2026). Indonesia memastikan empat wakil melaju ke semifinal turnamen BWF World Tour Super 100 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak.
Keempat wakil tersebut adalah tunggal putra Dendi Triansyah, ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo, serta dua pasangan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti dan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu.
Sebelumnya, Indonesia mengirim delapan wakil ke babak perempat final. Selain empat semifinalis tersebut, terdapat Richie Duta Richardo, Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, serta Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana.
Dendi Triansyah menjadi salah satu wakil Indonesia yang tampil impresif. Ia menyingkirkan pemain Malaysia Cheam June Wei dengan kemenangan dua gim langsung 21-11, 21-10.
Dendi mampu mengontrol pertandingan sejak awal. Menghadapi Cheam yang lebih senior dan berpengalaman, Dendi mengandalkan kesiapan mental serta stamina.
Dukungan penonton di GOR Terpadu Ahmad Yani juga memberi energi tambahan bagi Dendi. Kemenangan itu sekaligus menjadi kebangkitan setelah hasilnya kurang maksimal pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 pekan sebelumnya.
Pada semifinal, Sabtu (5/9), Dendi akan menghadapi wakil China, Sun Chao. Dendi mengaku belum puas hanya dengan tiket semifinal dan membidik gelar juara di Pontianak.
Kejutan Ganda Putra
Kejutan datang dari sektor ganda putra. Yeremia/Patra berhasil menyingkirkan unggulan pertama Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai dengan skor 21-12, 21-19.
Kemenangan tersebut semakin penting karena Yeremia/Patra menjadi satu-satunya pasangan ganda putra Indonesia yang tersisa. Sehari sebelumnya, mereka juga harus melewati laga tiga gim saat mengalahkan Chayapat Piboon/Tanadon Punpanich dari Thailand 21-13, 19-21, 21-11.
Yeremia mengatakan komunikasi menjadi kunci saat menghadapi tekanan pada gim kedua. Patra juga menilai kondisi shuttlecock yang lebih cepat membuat mereka memilih bermain menyerang sejak awal.
Di semifinal, Yeremia/Patra akan menghadapi pemenang laga Low Hang Yee/Ng Eng Cheong melawan Wei Chun Wei/Po Chih Yang.
Ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti juga memastikan tempat di empat besar. Pasangan baru tersebut mengalahkan Bo-Yuan Chen/Yan Fei Chen dari Chinese Taipei dalam pertandingan tiga gim.
Rehan/Melati menang 21-17 pada gim pertama. Namun, pasangan Chinese Taipei bangkit dan merebut gim kedua 21-19. Pada gim penentuan, Rehan/Melati kembali menemukan permainan terbaik dan menang 21-16.
Hasil itu membawa Rehan/Melati ke semifinal untuk menghadapi pasangan China, Liao Pin Yi/Zhang Jia Han. Rehan menyebut perjuangan tiga gim cukup menguras tenaga, tetapi dukungan penonton menjadi tambahan motivasi bagi mereka.
Perang Saudara
Satu tiket semifinal lainnya menjadi milik Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu setelah mereka mengalahkan sesama wakil Indonesia, Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana.
Pertandingan tersebut menjadi perang saudara di sektor ganda campuran sekaligus memastikan satu wakil Indonesia tetap berada di semifinal.
Dejan/Apri sebelumnya harus bekerja keras untuk lolos dari babak 16 besar. Mereka menundukkan pasangan Malaysia Goh Boon Zhe/Dania Sofea melalui rubber game 14-21, 22-20, 21-13.
Dengan hasil tersebut, Dejan/Apri melanjutkan momentum positif setelah menjadi juara Polytron Pontianak International Challenge 2026 pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, tiga wakil Indonesia harus mengakhiri perjuangan mereka di perempat final. Richie Duta Richardo kalah dari pemain Jepang Shogo Ogawa setelah sempat menang telak pada gim pertama. Richie unggul 21-8, tetapi Ogawa membalikkan keadaan dan menang 21-10, 21-16.
Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil juga gagal melangkah ke semifinal setelah kalah dari pasangan China Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi dengan skor 11-21, 22-20, 17-21.
Dari sektor ganda putri, Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo juga terhenti setelah menghadapi pasangan Thailand Ornnicha Jongsathapornparn/Sabrina Sophia Wedler. Hasil tersebut membuat Indonesia tidak memiliki wakil di semifinal sektor ganda putri.
Lawan Tangguh
Dengan berakhirnya perempat final, Indonesia masih memiliki empat wakil untuk memperebutkan tiket final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Mereka akan menghadapi lawan tangguh.
Dendi akan menghadapi Sun Chao dari China. Rehan/Melati bertemu Liao Pin Yi/Zhang Jia Han dari China. Sementara Yeremia/Patra masih menunggu lawan dari duel Malaysia melawan Chinese Taipei.
Satu tiket semifinal lainnya sudah menjadi milik Indonesia melalui duel Dejan/Apri, sehingga Merah Putih tetap memiliki peluang besar untuk mengamankan tempat di partai puncak.
Babak semifinal akan berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (5/9/2026), sebelum turnamen memasuki partai final pada Minggu (6/9/2026). Turnamen ini merupakan bagian dari BWF World Tour Super 100 dengan total hadiah US$120.000.[jek]
Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

















