Home / Peristiwa

Senin, 6 Oktober 2025 - 16:27 WIB

CR-V Pecah Ban di Sungai Pinyuh, Satu Tewas Lima Luka

Mobil Honda CR-V bernomor polisi KB 6706 BS yang setelah menabrak korban, Senin (6/10/2025) pagi.

Mobil Honda CR-V bernomor polisi KB 6706 BS yang setelah menabrak korban, Senin (6/10/2025) pagi.

Mempawah. Sebuah mobil Honda CR-V pecah ban menabrak mobil, sepeda motor, serta pejalan kaki. Satu orang meninggal dunia. Lima lainnya luka-luka, Senin pagi (6/10/2025) sekitar pukul 07.17 WIB.

Mobil Honda CR-V bernomor polisi KB 6706 BS yang dikemudikan Riki Rikardo (41), hilang kendali. Akibatnya, kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Sungai Pinyuh – Pontianak, tepatnya di KM 49.00.

Kanit Gakkum Polres Mempawah, Ipda Yogi Permana, menjelaskan mobil Honda CR-V yang dikemudikan Riki, warga Jalan Raya Singkawang melaju dari arah Mempawah menuju Pontianak.

“Setibanya di lokasi kejadian, ban depan sebelah kiri mobil pecah. Sopir panik dan tidak mampu mengendalikan kendaraan hingga menabrak kendaraan serta pejalan kaki di pinggir jalan,” ungkap Yogi.

Baca juga:  Isu Penebangan Mangrove di Paloh, Ini Penjelasan UPT KPH Sambas

Benturan keras membuat CR-V menghantam sebuah mobil Avanza, sepeda motor, serta lima pejalan kaki yang baru keluar dari warung kopi di tepi jalan. Akibat kejadian ini, satu korban meninggal dunia di tempat.

Korban tewas bernama Bong Kim Pen (63), warga Singkawang, dengan luka retak di bagian tengkorak. Sementara korban luka masing-masing warga Singkawang yakni Bong Bui Kong (46), Djong Hon Fui (62), dan Djong Hon Pin (66).

Korban lainnya merupakan warga Sungai Pinyuh yakni Siti Rudah (64), warga Desa Purun Kecil dan Agustami (49). “Dua korban mengalami luka berat, dua luka ringan, dan satu meninggal dunia,” jelas Yogi.

Baca juga:  Empati PASS untuk Konflik Rempang dan Galang

Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa sopir, serta mengamankan kendaraan yang terlibat. Para korban luka dirawat di fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut Yogi, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan sebelum bepergian. “Keselamatan harus menjadi prioritas di jalan raya,” tegasnya.

Kecelakaan tersebut juga membuat arus lalu lintas di jalur Sungai Pinyuh–Pontianak sempat macet beberapa jam sebelum kembali normal.

Penulis: Rizki Firnanda I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Tali bekas gantung diri D di sebuah Pekong Jalan Badak Putih, Pemangkat, Kabupaten Sambas.

Peristiwa

Pria di Pemangkat Gantung Diri Usai Bertengkar dengan Istri
loggo Dewan Pers

Peristiwa

SMSI Ikut Bahas MoU Perlindungan Wartawan
Pekerja Migran Ilegal

Peristiwa

Pekerja Migran Ilegal Diamankan di Jagoi Babang
Jumat Curhat

Peristiwa

Polsek Sungai Raya Gelar Jumat Curhat
Pepabri dan Perip Kabupaten Mempawah

Peristiwa

Suwardi Dikukuhkan Pimpin Pepabri Mempawah
Nawani memeluk jasad anaknya yang terbungkus daun pisang di pinggir jalan raya Jawai Selatan Kabupaten Sambas.

Peristiwa

Ayah Peluk Jasad Anak Terbungkus Daun Pisang
Sidak Kakanwil Kemenkumham Kalbar

Peristiwa

Tahun Baru, Sidak Rutan dan Lapas Pontianak
Haspawi Koordinator Tagana Kabupaten Sambas

Peristiwa

Tagana Sambas Imbau Warga Waspada Banjir
error: Content is protected !!