Home / Infrastruktur

Minggu, 16 Juli 2023 - 16:08 WIB

Petani Teluk Keramat Mendambakan Mesin Panen Padi

Petani di Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat memanen padi menggunakan alat panen tradisional, Sabtu (15/7/2023)

Petani di Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat memanen padi menggunakan alat panen tradisional, Sabtu (15/7/2023)

Sambas. Petani di Kabupaten Sambas masih menggunakan alat panen padi tradisional. Kalaupun ada mesin panen, perlu sewa dengan biaya tinggi.

Kondisi tersebut dirasakan para petani di Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Mereka terpaksa menggunakan alat ketam atau arit, dengan dukungan alat perontok sederhana.

Mariana, seorang petani asal Desa Tri Mandayan kepada pontianak-times.co.id, Sabtu (15/7/2023) menuturkan, di desanya tidak ada mesin panen padi yang biasa disebut combine. Termasuk di desa sekitarnya, tidak tersedia.

Baca juga:  Jokowi Minta Pelebaran Jalan Kijing-Pontianak

“Jika ingin menggunakan mesin combine, biasanya kami sesama petani melakukan patungan untuk menyewa alat itu dari Semparuk,” kata Mariana.

Hal itu seperti dilakukannya pada musim panen tahun lalu. Namun setelah itu, tidak pernah menggunakannya lagi karena terkendala harga sewa yang tinggi. Makanya masih memilih mesin perontok padi lama, karena harga yang masih terjangkau.

“Selain biaya terjangkau, jumlah padi yang di panen juga tidak terlalu banyak, sehingga warga masih memilih mesin perontok padi lama,” ujar Mariana.

Baca juga:  KSOP Sintete Buka Posko Nataru Selama 21 Hari

Saat ini, kata Mariana, para petani di Kabupaten Sambas banyak menggunakan alat pemotong padi tradisional berupa ketam. Setelah itu, dirontokkan dengan mesin sederhana untuk memisahkan padi yang berisi dan yang tidak berisi.

“Kita berharap ke depan bisa ada Combine di Kecamatan Teluk Keramat, sehingga petani lebih mudah memanen padi, sehingga tidak perlu mahal menyewa dan harus mendatangkan dari luar,” harap Mariana. 

Penulis: Riskiyansyah I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas, H. Satono meresmikan Inpres Jalan Daerah (IJD) di ruas Sungai Sapak–Sepandak, Kecamatan Subah, Sabtu (24/1/2026).

Infrastruktur

Bupati Satono Resmikan Jalan IJD Subah Senilai Rp19 Miliar
Misni Safari menandatangani SK pengukuhannya sebagai Ketua MABM Kabupaten Sambas, Sabtu (26/6/21).

Infrastruktur

Target 2022 Berdiri Rumah Adat Melayu di Sambas
Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Gunardi Kusuma, saat meninjau perbatasa Indonesia-Malaysia di Kecamatan Paloh.

Infrastruktur

Kemenko Infrastruktur Tinjau Perbatasan Sambas
Kominfo

Infrastruktur

Kominfo Bakal Blokir Portal dan Aplikasi
Prabasa Anantatur memiimpin rombongan Komisi I DPRD Povinsi Kalimantan Barat memantau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk-Biawak Malaysia.

Infrastruktur

Komisi I DPRD Provinsi Kalbar Pantau PLBN Aruk
Henry Subiakto

Infrastruktur

Gawat, Starlink Ancaman Bagi Indonesia

Infrastruktur

5 Desa di Meliau, Puluhan Tahun Tanpa Listrik
Kepala Desa Tangaran, Idris Jirana melihat proses pembangunan jalan desa.

Infrastruktur

Ucap Syukur, Jalan Penghubung Desa Tangaran Mulai Dibangun
error: Content is protected !!