Home / Peristiwa

Selasa, 14 Juni 2022 - 00:32 WIB

Isi Pidato Ridwan Kamil di Kuburan Eril

Ridwan Kamil dan istrinya, Atalia di makam Eril, Senin (13/6/2022). Foto: KOminfo Jabar

Ridwan Kamil dan istrinya, Atalia di makam Eril, Senin (13/6/2022). Foto: KOminfo Jabar

Bandung. Tuntas sudah fardhu kifayah untuk Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril. Putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil ini menjalani prosesi pemakaman, Senin (13/6) di Cimaung Kabupaten Bandung.

Lantunan doa mengiringi jenazah selama perjalanan dari Gedung Pakuan Bandung hingga tempat peristirahatan terakhir. Selain di rumah duka, banyak warga menunggu di sepanjang rute yang dilalui mobil pembawa jenazah Eril.

Tiba di pemakaman, banyak warga menyaksikan langsung pemakamannya. Ayahanda almarhum, Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil kemudian membacakan untaian kata-kata terakhir sesaat jasad Eril sudah selesai dimakamkan.  

Berikut ini kata-kata perpisahan Kang Emil:  14 hari bisa terasa pendek dalam hidup rutin yang sehari-hari, tapi 14 hari ini menjadi begitu panjang dalam kehidupan kami. Kami bertanya-tanya mengapa harus selama ini ya Allah, mengapa tidak lebih cepat agar semua lekas berlalu, supaya kami yang hidup tidak terlalu lama mengharu biru, tapi waktu adalah rahasia Allah yang mustahil bisa dipecahkan apalagi menyangkut tentang kelahiran dan kematian.

Waktu adalah relatif, begitulah kata orang-orang yang arif, dan akhirnya kami menerimanya dengan hati yang lapang, sebab kami bisa menemukan banyak sekali petunjuk yang terang. Dalam rentang 14 hari yang sejujurnya sangat melelahkan, namun kami pun mendapat banyak pelajaran dan menerima kearifan.

Tentang hidup Eril yang secara kasat mata rasanya terlalu singkat, tapi setelah dicermati ternyata kehidupannya sangat padat penuh manfaat. 23 tahun mungkin belum cukup untuk menghasilkan karya-karya yang besar, namun terbukti ternyata memadai untuk menjadi manusia yang dicintai dengan akbar.

Kami belajar tentang hidup yang tidak semata terdiri atas lamanya hari, tapi tentang tiap hela napas yang dipakai berbuat baik walau kecil dalam sehari-hari. Kami mengikhlaskan Eril pergi karena kami akhirnya menyadari bahwa Allah telah mencukupkan seluruh amal-amalnya untuk menutupi kemungkinan bertambah kekhilafannya.

Mungkin akan berat, tapi kami sebenarnya sudah menyiapkan hati kalau kami tak akan pernah lagi melihat lagi jasadnya untuk terakhir kali, bukankah Eril lahir di New York yang berada jauh diseberang, mengapa tidak jika iya wafat di Swiss yang jauhnya juga tidak berbilang. Bukankah tiap sejengkal tanah adalah milik Allah yang menentukan segala pergi dan pulang.

Luncuran doa yang dipanjatkan dari berbagai penjuru negeri adalah limpahan pertanda yang lebih dari cukup bagi kami untuk yakin barangkali Allah memang yang menghendaki agar kepulangannya disambut baik oleh langit dan bumi.

Bagaimana mungkin kami tidak merasa dilimpahi oleh rahmat dan kurnia saat jenazah yang terbaring ini, berada di air berhari-hari masih utuh lagi sempurna, itulah salah satu keyakinan kami bukti adanya mukjizat yang akhirnya Alhamdulillah kami diberi sempat untuk melihat tanda kekuasaan Allah sang pemberi berkat, pelajaran bagi kita yang beriman, dan yang pandai membaca isyarat. (and)

Share :

Baca Juga

Jumat Curhat Polsek Pontianak Kota

Peristiwa

Jumat Curhat Polsek Pontianak Kota di Warkop Ara
S mendapat perawatan medis di RSUD Sambas usai dirinya mencoba bunuh diri.

Peristiwa

Coba Bunuh Diri dari Tower 35 Meter, Sebut Sayang Mama
Penyaluran bendera dan stiker merah putih dari Maxim Kalbar.

Peristiwa

Maxim Kalbar Bagikan Bendera dan Stiker Merah Putih
Donor Darah HUT Bank Kalbar 60

Peristiwa

Target 350 Kantong Donor Darah di 60 Tahun Bank Kalbar
Start biker MPTB 4

Peristiwa

Darwis Buka Bikers Terabas MPTB 4 Jagoi
Pertemuan Menteri Sosial dan Pengurus SMS Pusat

Peristiwa

Kemensos dan SMSI Bersinergi Garap Program Sosial
Kajati Kalbar Emilwan Ridwan bersama Pangdam XII Mayje Novi Rubadi Sugito, unsur kepolisian dan Wabup Kubu Raya Sukiryanto menghadiri virtual launcing Kopdes Merah Putih.

Peristiwa

Kajati Kalbar Hadir Launching 1.061 Koperasi Merah Putih
Sepmot Satlantas

Peristiwa

Sigap, Sepmot Patroli Ganjal Truk Mogok
error: Content is protected !!