Pontianak – Bank Kalbar awali 2026 dengan kinerja solid. Laba tumbuh 2,78% mencapai Rp139,14 miliar dan aset naik menjadi Rp26,26 triliun pada Triwulan I.
Kinerja solid itu menunjukan tren pertumbuhan positif pada sejumlah indikator keuangan per 31 Maret 2026. Berdasarkan laporan kinerja Triwulan I 2026, Bank Kalbar sukses membukukan laba sebesar Rp139,14 miliar.
Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 2,78 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan total aset perseroan yang kini mencapai Rp26,26 triliun, naik 5,17 persen dari posisi Triwulan I 2025 yang sebesar Rp24,97 triliun.
Dari sisi fungsi intermediasi, Bank Kalbar mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp17,85 triliun, tumbuh 6,57 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat Rp16,75 triliun. Peningkatan ini menunjukkan komitmen perseroan dalam mendukung pembiayaan sektor produktif dan konsumtif guna menggerakkan roda perekonomian daerah.
Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan Bank Kalbar juga terus meningkat. Hal ini dibuktikan dengan capaian Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp20,22 triliun, melonjak 9,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp18,46 triliun.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyampaikan bahwa capaian positif di awal tahun ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran perseroan dalam menjaga stabilitas bisnis dan kualitas layanan.
“Capaian kinerja pada Triwulan I ini menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan pertumbuhan pada periode berikutnya. Kami terus berupaya menjaga kinerja yang sehat, memperkuat fungsi intermediasi, dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ungkap Rokidi.
Ke depan, Bank Kalbar berkomitmen untuk terus mengakselerasi transformasi bisnis dan inovasi layanan demi mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.[biz]
Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News


















